Presiden Prabowo Bakal Evakuasi Warga Gaza ke Indonesia, Wagub Rano: Bukan Selamanya, Tapi Sementara

AKURAT JAKARTA - Presiden RI, Prabowo Subianto mewacanakan evakuasi ke Indonesia bagi warga Palestina yang terluka, termasuk anak-anak dan ibu hamil, sebagai bentuk kepedulian kemanusiaan.
Setelah kondisi di Gaza membaik, para pengungsi tersebut direncanakan akan dikembalikan ke tanah asal mereka.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, membenarkan bahwa Prabowo memiliki keinginan untuk mengevakuasi sementara warga sipil korban perang di Gaza.
Baca Juga: Apresiasi Film Jumbo, Wagub Rano Karno Ajak Ratusan Anak Panti Sosial Nobar di Mall Epicentrum
Rano menyebut, keinginan untuk mengevakuasi ini bukan untuk menampung mereka selamanya, melainkan hanya sementara.
"Memang ada keinginan dari Bapak Presiden untuk menampung bukan selamanya tapi sementara, terutama masyarakat Gaza yang sakit-sakit," ujar Rano di Mall Epicentrum, Setiabudi, Jakarta Selatan, Sabtu (12/4/2025).
Namun, Rano menegaskan bahwa rencana evakuasi tersebut masih sebatas wacana dan belum memasuki tahap perencanaan yang konkret.
"Bahkan menurut pernyataan Menteri Luar Negeri, ini masih wacana. Belum ada desain atau konsep yang jelas, karena prosesnya tidak semudah itu," katanya.
Ia menambahkan, mengevakuasi anak-anak dari Gaza ke negara lain bukan perkara mudah, mengingat tujuan utama dari evakuasi bukan untuk menetap, melainkan untuk pemulihan sementara.
"Karena pada dasarnya itu tidak menetap selamanya. Tapi mungkin untuk berobat segala macam, itu mungkin," pungkasnya.
Diketahui, wacana Presiden RI, Prabowo Subianto, mengenai kemungkinan pemindahan warga Gaza korban perang ke Indonesia, menuai perhatian publik.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, meminta masyarakat untuk tidak khawatir akan rencana tersebut, sambil menunggu arahan langsung dari Kepala Negara.
Menurutnya, hal ini baru sebagai wacana saja. Karena Indonesia memang siap jika harus memberikan bantuan kepada warga Gaza yang terdampak perang.
"Itu kan kehendak kita kalau kita diminta memberikan bantuan kita siap," ujar Prasetyo, usai menghadiri rapat koordinasi Koperasi Merah Putih, di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta Pusat, Kamis (10/4/2025).
Saat ditanya soal kekhawatiran bahwa pemindahan tersebut bisa berdampak pada pengosongan wilayah Gaza, dia menegaskan bahwa hal itu tidak benar. Sebab, rencananya hanya warga Gaza yang menjadi korban dan memenuhi syarat saja yang akan dipindahkan.
"Enggak, bukan, ini kan kepada warga masyarakat yang sudah menjadi korban," jelasnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Elche vs Real Betis di La Liga, 8 November 2026: Mampukah Los Franjiverdes Menghentikan Dominasi Tim Tamu?
- 2Prediksi Skor Brighton vs Brentford di Premier League, 8 November 2026: Misi The Seagulls Pertahankan Rekor Kandang
- 3Prediksi Skor Ipswich Town vs Bournemouth di Premier League, 8 November 2026: Mampukah The Tractor Boys Menghentikan Tren Positif The Cherries?
- 4Prediksi Skor Rennes vs LOSC Lille di Ligue 1, 8 November 2026: Misi Mengakhiri Kutukan Tujuh Tahun di Roazhon Park
- 5Golkar DKI Komitmen Tegak Lurus Dukung Bahlil Lahadalia, Tepis Isu Munaslub
- 6Prediksi Skor AC Monza vs Atalanta di Serie A, 8 November 2026: Duel Dua Tim yang Sama-Sama Terpuruk
- 7Prediksi Skor Napoli vs Lazio di Serie A, 8 November 2026: Mampukah Biancocelesti Perpanjang Tren Kemenangan?
- 8Prediksi Skor Genoa vs AC Milan di Serie A, 8 November 2026: Momentum Positif Grifone Diuji Rossoneri
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





