Jakarta

Ketua Soksi Jakarta Utara Minta Dirut Pelindo Dicopot, Begini Alasannya

Ainun Kusumaningrum | 18 April 2025, 13:37 WIB
Ketua Soksi Jakarta Utara Minta Dirut Pelindo Dicopot, Begini Alasannya

AKURAT JAKARTA - Lalu lintas arah Tanjung Priok memgalami peningkatan aktivitas bongkar muat, yang mengakibatkan kemacetan total diseluruh ruas jalan, Kamis (17/4/2025) dini hari.

Bnyak masyarakat yang mengalami kerugian dikarenakan kemacetan yang sangat parah.

Menanggapi hal itu, Ketua Soksi Jakarta Utara Rouli Rajagukguk minta agar Direktur Utama Arif Suhartono beserta seluruh jajarannya PT. Pelindo dicopot dari jabatannya.

Baca Juga: Lasman Napitapulu Menjadi Tokoh yang Mampu Kembalikan Kejayaan SOKSI di Jakarta

"Dirut dan semua direksi PT. Pelindo harus dicopot dari jabatannya, karena sudah lalai dalam mengantisipasi jika terjadi tingginya aktivitas bongkar muat di pelabuhan Tanjung Priok," kata Rouli Rajagukguk dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Jumat (18/4/2025).

Sampai Jumat hari ini, kemacetan parah masih terjadi di pelabuhan Tanjung Priok. Volume kendaraan sangat padat, didominasi oleh truk-truk kontainer yang antre untuk melakukan aktivitas bongkar muat.

Rouli Rajagukguk juga meminta kepada Kementerian BUMN dan Kejaksaan Negeri Jakarta Utara segera melakukan evaluasi dan pemeriksaan terhadap Dirut Pelindo karena telah gagal mengantisipasi kemacetan yang mengakibatkan kerugian perekonomian masyarakat sekitar.

Baca Juga: SOKSI Minta Kejaksaan Negeri Jakarta Utara Ungkap Transaksi Ilegal Ekspor Impor Sarang Burung Walet di Penjaringan, Rugikan Negara Puluhan Miliar

"Dirut Pelindo harus bertanggung jawab atas hal ini, Kementerian BUMN harus segera evaluasi kinerja PT. Pelindo, dan saya harap Kejaksaan Negeri Jakarta Utara segera turun untuk periksa Dirut Pelindo," katanya.

Dia menilai, dirut Pelindo telah lalai dalam menjalan tugasnya yang mengakibatkan kerugian perekonomian masyarakat.

"Hal ini perlu dilakukan, agar kedepan kasus kemacetan seperti ini tidak terjadi lagi di wilayah Jakarta Utara," tegas Rouli Rajagukguk.

"Saya berharap, kemacetan ini segera dapat diatasi agar masyarakat Jakarta Utara dan sekitarnya dapat beraktivitas dengan normal," tutup Rouli Rajagukguk. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.