Jakarta

Pemkab Tangerang Gelar Pelatihan Pengembangan Kompetensi Guru Inklusi, Demi Wujudkan Pendidikan Berkeadilan yang Menjangkau Seluruh Masyarakat

Sastra Yudha | 19 Agustus 2025, 15:04 WIB
Pemkab Tangerang Gelar Pelatihan Pengembangan Kompetensi Guru Inklusi, Demi Wujudkan Pendidikan Berkeadilan yang Menjangkau Seluruh Masyarakat

AKURAT JAKARTA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menggelar pelatihan Pengembangan Kompetensi Guru Inklusi tahun 2025.

Kegiatan tersebut digelar di Gedung Diklat Kitri Bakti, Curug, Kabupaten Tangerang, pada Selasa (19/8/2025).

Asisten Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Prima Saras Puspa, menyampaikan pentingnya peran guru dalam mengimplementasikan pendidikan inklusif secara optimal.

Baca Juga: Gubernur Pramono Ungkap Jumlah Pendaftar Rekrutmen Petugas Damkar DKI Jakarta Capai 24.405, yang Lolos Seleksi Administrasi Hanya 4.200 Orang

"Pendidikan adalah hak dasar setiap anak, tanpa terkecuali. Melalui pelatihan ini, kami ingin memastikan bahwa para guru tidak hanya memahami prinsip-prinsip inklusi, tetapi juga mampu menerapkannya dalam proses pembelajaran di kelas," ujar Prima.

Ia menambahkan, pelatihan guru inklusi ini merupakan langkah nyata untuk mengatasi berbagai tantangan di lapangan.

Mulai dari keterbatasan pemahaman guru terhadap peserta didik berkebutuhan khusus, hingga minimnya sarana dan metode pembelajaran yang adaptif di sekolah.

Melalui pelatihan ini, para guru diharapkan dapat meningkatkan kompetensinya, baik dari segi pemahaman prinsip-prinsip inklusi, kemampuan mengidentifikasi kebutuhan peserta didik, hingga keterampilan menyusun Program Pembelajaran Individual (PPI).

"Saya berharap Bapak/Ibu guru dapat mengikuti seluruh rangkaian pelatihan ini dengan serius, disiplin dan bertanggung jawab," katanya.

Baca Juga: Jangan Lewatkan Konser Gratis RAN, Setia Band, Wali dan Judika di Medan, Catat Lokasi dan Waktu LPS Financial Festival

Prima juga meminta para guru untuk terus mengembangkan metode pembelajaran yang adaptif dengan perkembangan zaman.

"Tetap semangat dalam mengembangkan metode pembelajaran yang kreatif, adaptif, dan penuh kepedulian," pungkasnya.

Sementara Kepala BKPSDM Kabupaten Tangerang, Benny Rahmat, menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti oleh dua angkatan dengan total peserta sebanyak 40 orang guru Sekolah Dasar (SD).

"Kami juga bekerjasama dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah sebagai narasumber pelatihan," ujarnya.

Harapannya, lanjut Benny, kegiatan ini mampu meningkatkan kapasitas guru dalam memberikan layanan pendidikan terbaik bagi anak-anak berkebutuhan khusus di Kabupaten Tangerang.

Baca Juga: Mantap! Pemkab Tangerang Pastikan Tidak Ikut Naikkan Tarif PBB, Kepala Bapenda: Masih Sama dengan 3 Tahun Lalu!

Pelatihan ini merupakan bagian dari program strategis pemerintah daerah dalam mendukung terwujudnya ekosistem pendidikan yang inklusif, adil, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.