Sekolah Rakyat Akan Ajarkan Enam Bahasa Asing Ini, Apa Saja?

AKURAT JAKARTA— Kementerian Sosial (Kemensos) dan Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) menjalin kesepahaman untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia.
Rencananya, siswa Sekolah Rakyat akan mendapatkan pelajaran enam bahasa asing sebagai bekal penting untuk memasuki pasar kerja global.
Menteri P2MI Mukhtarudin mengatakan, penguasaan bahasa asing menjadi sangat krusial, terutama bagi calon pekerja migran.
Baca Juga: PSSI Tegaskan Timnas U-17 Tak Dibebani Target Tinggi di Piala Dunia, Fokus Nikmati Pertandingan
Fokus pada Enam Bahasa Kunci
Mukhtarudin menyebutkan, pelajaran bahasa asing yang akan dipersiapkan didasarkan pada kebutuhan pasar luar negeri.
“Bahasa yang mau kita persiapkan adalah Bahasa Inggris, Bahasa Arab, Bahasa Jepang, Bahasa Korea, Bahasa Mandarin, dan mungkin Bahasa Jerman,” ujar Mukhtarudin di Kantor KP2MI, Jakarta Selatan, Senin (3/11/2025).
Ia menjelaskan, permintaan tenaga kerja dari negara-negara Eropa, termasuk Eropa Timur, semakin tinggi, dan kemampuan bahasa menjadi alat komunikasi utama.
Bahkan, ada rencana untuk menambahkan Bahasa Portugis sebagai mata pelajaran, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
Link and Match dengan Kompetensi Kerja
Menurut Mukhtarudin, kemampuan berbahasa asing ini diharapkan dapat membuka kesempatan lebih luas bagi Warga Negara Indonesia (WNI) untuk bekerja di luar negeri.
Setelah menguasai bahasa, fokus selanjutnya adalah memastikan link and match antara pelatihan, sertifikasi, dan kompetensi kerja.
"Antara pelatihan, sertifikasi dan kompetensi, dengan penempatan itu nanti jadi satu link and match. Jadi tidak parsial," jelasnya.
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menambahkan, pelajaran bahasa asing ini akan menjadi bekal tambahan bagi siswa Sekolah Rakyat, khususnya bagi mereka yang ingin bekerja di luar negeri.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kepulauan Faroe vs Kazakhstan di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Punya Modal Kandang Kuat
- 2Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di UNL, 25 September 2026: Duel Perdana yang Sulit Diprediksi
- 3Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 4Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 5Prediksi Skor Islandia vs Estonia di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Incar Awal Positif
- 6Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 7Prediksi Skor Andorra vs Malta di UNL, 24 September 2026: Mampukah Tim Tamu Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan?
- 8Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di UNL, 26 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!









