Jakarta

Pimpin Upacara Hari Pahlawan di TMP Raden Arya Wangsakara, Bupati Tangerang Sampaikan 3 Sikap Pejuang yang Harus Diteladani Generasi Muda

Sastra Yudha | 10 November 2025, 14:15 WIB
Pimpin Upacara Hari Pahlawan di TMP Raden Arya Wangsakara, Bupati Tangerang Sampaikan 3 Sikap Pejuang yang Harus Diteladani Generasi Muda

AKURAT JAKARTA - Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid, mengajak generasi muda untuk meneladani tiga sikap utama para pejuang bangsa.

Tiga sikap Utama yang harus diteladani generasi muda dari para pahlawan adalah: kesabaran, semangat mengutamakan kepentingan bangsa di atas segalanya, serta pandangan jauh ke depan.

Hal itu disampaikan Bupati Maesyal saat memimpin upacara Hari Pahlawan Tingkat Kabupaten Tangerang di Taman Makam Pahlawan (TMP) Raden Arya Wangsakara, Senin (10/11/2025).

Baca Juga: Delapan Negara Nyatakan Siap Tangkap Benjamin Netanyahu atas Tuduhan Kejahatan Perang

Selaku inspektur upacara, Bupati Maesyal menyampaikan pesan mendalam tentang makna perjuangan dan pengorbanan para pahlawan bangsa.

Dikatakan Bupati Maesyal Rasyid, kesabaran para pahlawan menjadi pondasi utama dalam berjuang hingga lahirnya kemenangan bangsa.

“Mereka sabar menempuh ilmu, sabar menyusun strategi, sabar menunggu momentum, dan sabar membangun kebersamaan di tengah keterbatasan. Dari kesabaran itulah lahir kemenangan,” jelasnya.

Bupati Maesyal juga menyoroti keikhlasan para pejuang setelah meraih kemerdekaan.

Para pahlawan tidak berebut jabatan atau menuntut balasan, melainkan kembali mengabdikan dirinya kepada rakyat.

“Di situlah letak kehormatan sejati: bukan pada posisi yang dimiliki, tetapi pada manfaat yang ditinggalkan,” tutur Bupati yang akrab disapa Rudi Maesyal itu.

Baca Juga: Asyik! Pemprov DKI Gelar Pemutihan Pajak Kendaraan Mulai Hari Ini hingga Akhir Tahun 2025

Perjuangaan dan pengorbanan para pahlawan itu tidak hanya dikenang sebagai sejarah, tapi harus dijadikan teladan dan inspirasi bagi generasi penerus untuk melanjutkan perjuangan.

“Kemerdekaan lahir dari kesabaran, keberanian, kejujuran, kebersamaan, dan keikhlasan. Semangat para pahlawan tidak boleh berhenti hanya sebagai kenangan sejarah," tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati Maesyal mengingatkan bahwa perjuangan masa kini tidak lagi menggunakan senjata, tetapi melalui ilmu pengetahuan, empati, dan pengabdian.

"Akan tetapi, semangatnya tetap sama untuk membela yang lemah, memperjuangkan keadilan, dan memastikan tidak ada satu pun anak bangsa yang tertinggal dari arus kemajuan," tegasnya.

Semangat perjuangan dan pengabdian tersebut, lanjutnya, juga harus tetap dijaga dalam mewujudkan visi dan misi nasional Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Presiden Prabowo menekankan pentingnya memperkuat ketahanan nasional, meningkatkan kualitas pendidikan, menegakkan keadilan sosial, dan membangun manusia Indonesia yang sehat, cerdas, serta berdaya.

Baca Juga: Wajib Menang, Nova Arianto Minta Timnas U-17 Indonesia Tampil Agresif Hadapi Honduras

“Hari ini, mari kita bersyukur dan berjanji bahwa kemerdekaan ini tidak akan sia-sia. Kita akan melanjutkan perjuangan para pahlawan dengan cara kita, bekerja lebih keras, berpikir lebih jernih, dan melayani lebih tulus,” serunya.

Mantan Sekda Kabupaten Tangerang ini juga mengajak agar seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang terus menjaga api perjuangan para pahlawan.

“Sebagaimana para pahlawan telah memberikan segalanya untuk Indonesia, maka kini giliran kita menjaga agar api perjuangan itu tidak pernah padam. Dengan bekerja, bergerak, dan berdampak,” pungkasnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.