Jakarta

1 Juta Lebih Kendaraan Tinggalkan Jakarta di Libur Natal 2025

Ainun Kusumaningrum | 26 Desember 2025, 09:06 WIB
1 Juta Lebih Kendaraan Tinggalkan Jakarta di Libur Natal 2025

AKURAT JAKARTA  - Sebanyak 1.195.806 kendaraan dilaporkan meninggalkan wilayah Jabotabek terhitung sejak H-7 hingga H-1 Natal.

PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat volume lalu lintas yang signifikan pada periode libur Hari Raya Natal 2025. 

Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero), Rivan A. Purwantono, menjelaskan bahwa angka tersebut menunjukkan peningkatan sebesar 16,43 persen dibandingkan dengan lalu lintas normal yang biasanya berada di angka 1.027.025 kendaraan.

Baca Juga: 991 Bus Angkutan Natal 2025 Tidak Lulus Ramp Check Dishub DKI Jakarta, 368 Pengemudi Jalani Tes Kesehatan

"Secara keseluruhan, Jasa Marga mencatat sebanyak 1.195.806 kendaraan meninggalkan Jabotabek pada H-7 sampai dengan H-1 libur Natal 2025," ujar Rivan dalam keterangan resminya, Jumat (26/12/2025).

Puncak Arus dan Distribusi Arah

Lonjakan arus kendaraan mencapai puncaknya pada periode Rabu (24/12) pagi hingga Kamis (25/12) pagi. Dalam kurun waktu 24 jam tersebut, sebanyak 201.257 kendaraan melintas, atau melonjak drastis hingga 44,10 persen dibandingkan kondisi normal.

Jasa Marga membagi distribusi lalu lintas tersebut ke dalam tiga arah utama sebagai berikut:

Arah Timur (Trans Jawa dan Bandung): Menjadi tujuan favorit dengan total 560.108 kendaraan (46,8 persen).

Arah Barat (Merak): Sebanyak 357.810 kendaraan (29,9 persen).

Arah Selatan (Puncak): Sebanyak 277.888 kendaraan (23,2 persen).

Baca Juga: Jangan Lupa! Besok Sore Ada Konser Gratis di Alun-alun Purbalingga, Menampilkan Rizky Febian, D’Masiv, hingga Vierratale

Rincian Gerbang Tol Utama

Di koridor arah Timur, kendaraan yang menuju Trans Jawa melalui Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama tercatat mencapai 290.558 unit, atau naik 42,67 persen. Sementara itu, arus menuju Bandung via GT Kalihurip Utama mencapai 269.550 kendaraan, meningkat 24,08 persen.

"Total kendaraan yang menuju arah Trans Jawa dan Bandung secara kumulatif naik 33,08 persen dibandingkan lalu lintas normal," tambah Rivan.

Untuk pergerakan ke arah Barat menuju Merak melalui GT Cikupa, tercatat peningkatan tipis sebesar 4,49 persen dari kondisi normal. Adapun arah Selatan menuju kawasan Puncak melalui GT Ciawi mengalami kenaikan sebesar 5,38 persen.

Pihak Jasa Marga terus mengimbau pengguna jalan tol untuk memastikan kesiapan kendaraan dan kecukupan saldo uang elektronik guna menghindari antrean panjang di gerbang tol, serta tetap mematuhi rambu lalu lintas demi keselamatan bersama. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.