Jakarta

Dewan Pendidikan Serahkan 7 Rekomendasi Strategis untuk Pendidikan Unggul ke Pemkab Tangerang, Ini Poin-poinnya!

Sastra Yudha | 27 Desember 2025, 11:43 WIB
Dewan Pendidikan Serahkan 7 Rekomendasi Strategis untuk Pendidikan Unggul ke Pemkab Tangerang, Ini Poin-poinnya!

AKURAT JAKARTA - Dewan Pendidikan Kabupaten Tangerang menggelar Seminar Akhir Tahun 2025 bertema: "Model Sekolah Unggul dan Parenting di Kabupaten Tangerang".

Seminar yang digelar di Hotel Lemo Kelapa Dua tersebut menghasilkan 7 (tujuh) rekomendasi trategis untuk Pendidikan di Kabupaten Tangerang.

Seminar pendidikan ini dibuka oleh Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, pada Rabu (24/12/2025) lalu.

Baca Juga: Kapolda Banten Bakal Tindak Tegas Pesta Kembang Api di Malam Tahun Baru, Sesuai Surat Edaran Gubernur Nomor 73 Tahun 2025

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal menekankan pentingnya aspek kedisiplinan, kurikulum dan mutu pendidikan dalam melahirkan dan mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan berdaya saing tinggi.

"Kita hadir di sini dalam rangka memikirkan dan merumuskan dunia pendidikan dari semua aspek, untuk mencetak SDM Kabupaten Tangerang yang unggul dan berdaya saing," ujarnya.

Lebih lanjut, bupati yang akrab disapa Rudi Maesyal ini menekankan bahwa aspek kedisiplinan, kurikulum dan mutu Pendidikan, harus terus dikuatkan dan dijalankan.

Bupati Maesyal berharap, melalui seminar tersebut rumusan-rumusan nyata dan terukur untuk dijadikan sebagai dasar pembentukan sekolah-sekolah unggulan di Kabupaten Tangerang.

"Saya harap hasil seminar ini tahun depan ada tindak lanjutnya. Sekolah unggulan harus ada untuk meningkatkan pendidikan di Kabupaten Tangerang," ujarnya.

Baca Juga: Zaki Iskandar Targetkan Persita Sapu Bersih Enam Poin di Laga Tandang

Setelah melalui diskusi panjang, Seminar Pendidikan akhirnya menghasilkan 7 rekomendasi, yang diserahkan kepada Pemkab Tangerang sebagai rancangan naskah akademik untuk Peraturan Bupati (Perbup) atau Peraturan Daerah (Perda) bidang pendidikan.
‎
‎‎Ketujuh rekomendasi tersebut dihasilkan melalui proses yang matang dan panjang. Seperti diskusi internal, studi tiru, Focus Group Discussion (FGD), perumusan rekomendasi, seminar akademik, penyusunan naskah akademik, review, hingga legal drafting.
‎
‎‎Berikut 7 Rekomendasi dari Dewan Pendidikan untuk Pemkab Tangerang:
‎
‎1. Penguatan Pendidikan Karakter Siswa SD melalui Kepramukaan. Hal ini menanggapi "demam" barak militer dan UU Pramuka, dengan output aktivitas Kwarcab hingga bawah serta wajib anggaran BOSP.
‎
‎2. Penguatan Transisi Pra-Sekolah dan Wajib Belajar 13 Tahun. Poin ini focus pada penyesuaian kurikulum usia dini dan transisi ke SD.
‎
‎3. Rekomendasi Lembaga Pengembangan Mutu Pendidikan. Arahnya pada pendirian lembaga khusus untuk pengawasan mutu sekolah di tingkat daerah.

Baca Juga: Prediksi Skor Arsenal vs Brighton di Premier League, 27 Desember 2025: Ujian Konsistensi Sang Pemuncak

4. Model Pendidikan Prasekolah. Rekomendasi ini merupakan dukungan PAUD/TK resmi di bawah dinas/yayasan, hindari Bimbel untuk usia dini.‎

‎5. Penerapan Jam Belajar Masyarakat (JBM). Yaitu integrasi di lingkungan masyarakat untuk pendidikan non-formal.
‎
‎6. Pendidikan Non-Formal. Mempertegas status Bimbel pendukung PAUD/TK, bukan pengganti.
‎
‎7. Model Sekolah Unggul dan Parenting. Sebagai tanggapan atas kenakalan remaja, rendahnya daya baca Al-Qur'an, dan sekolah unggulan berstandar nasional.
‎
‎Kehadiran ‎‎Bupati Maesyal dalam seminar tersebut, sekaligus untuk menerima laporan program kerja Dewan Pendidikan selama tahun 2025.

Baca Juga: Catat Lokasinya! Konser Gratis Raisa Bakal Meriahkan Malam Tahun Baru di Bandung

Kehadiran Bupati Maesyal juga menandai komitmen Pemkab Tangerang untuk mewujudkan rekomendasi menjadi kebijakan konkret, guna mencetak generasi unggul dan berdaya saing di Kabupaten Tangerang. (*)
‎

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.