Jakarta

Bupati dan Wabup Tangerang Resmikan Halte Bus Sekolah Gratis, Saat Ini Sudah Ada 15 Bus yang Dioperasikan

Sastra Yudha | 5 Januari 2026, 17:33 WIB
Bupati dan Wabup Tangerang Resmikan Halte Bus Sekolah Gratis, Saat Ini Sudah Ada 15 Bus yang Dioperasikan

AKURAT JAKARTA - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, bersama Wakil Bupati (Wabup), Intan Nurul Hikmah, meresmikan halte bus sekolah gratis milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, pada Senin (5/1/2026).

Peresmian halte bus sekolah gratis tersebut dilaksanakan di halte yang berlokasi di Jalan Baru Matagara, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal menyampaikan bahwa program bus sekolah gratis merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya di bidang pendidikan dan transportasi.

Baca Juga: Targetkan Zero Tawuran di 2026, Pemprov DKI Optimalkan Satgas Jaga Jakarta di Manggarai dan Kawasan Rawan Lain

Peresmian halte bus sekolah ini dilakukan bertepatan dengan hari pertama masuk sekolah di tahun ajaran 2026.

Bupati bersama Wabup dan Sekretaris Daerah (Sekda), serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), meninjau langsung operasional bus sekolah gratis dan menyaksikan para pelajar menggunakan fasilitas tersebut.

“Hari ini kami bersama Wakil Bupati, Pak Sekda, dan seluruh OPD melihat secara langsung anak-anak kita kembali bersekolah di tahun 2026 dan menggunakan bus sekolah gratis," kata Maesyal.

Bupati Maesyal mengatakan bahwa Pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan pelayanan masyarakat.

Ia menjelaskan, Pemkab Tangerang telah mengoperasikan 15 unit bus sekolah gratis yang melayani beberapa zona yang telah ditetapkan, dengan tambahan dua unit kendaraan operasional pendukung.

“Saat ini ada tujuh halte bus sekolah yang disiapkan, dan objek peresmian kita pusatkan di Jalan Pemda," ungkapnya.

Baca Juga: Simak! Mulai Besok Dishub DKI Uji Coba Sistem Satu Arah di Jalan Salemba Tengah Selama Sepekan, Ini Rinciannya

Bus sekolah gratis ini, lanjutnya, diharapkan dapat membantu dari sisi ekonomi, keselamatan, kenyamanan, sekaligus memudahkan pengawasan terhadap anak-anak.

Dikatakan Bupati Maesyal, seluruh bus sekolah telah dilengkapi dengan sistem aplikasi pemantauan berbasis teknologi.

Sistem tersebut berfungsi untuk mengontrol kecepatan kendaraan, memastikan sopir mematuhi batas maksimal kecepatan 60 km/jam, serta menerapkan aturan keselamatan lainnya.

“Bus ini dilengkapi sistem aplikasi, kecepatan dikontrol maksimal 60 km/jam, ada sanksi jika melanggar, dan pengemudi juga dilarang merokok saat mengemudi. Semua ini demi keselamatan dan kenyamanan para pelajar,” tegasnya.

Bupati berharap program bus sekolah gratis ini dapat terus dikembangkan dan ditambah jumlah armada maupun rutenya sesuai dengan kebutuhan di masing-masing wilayah ke depannya.

Baca Juga: Simak Nih Daftar 17 Hari Libur Nasional dan 8 Hari Cuti Bersama

“Mudah-mudahan di tahun 2026 dan seterusnya program ini bisa kita tambah sesuai kebutuhan wilayah. Mohon doa dan dukungannya agar pelayanan kepada masyarakat dapat terus kita optimalkan secara bertahap,” pungkasnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.