UPDATE GAZA! Lebih dari 4.000 Warga Prancis Gabung Tentara Bayaran Israel untuk Serang Gaza, Ancaman Penjara Menunggu Mereka Saat Kembali

AKURAT JAKARTA - Salah satu stasiun penyiaran radio terkemuka di Prancis, Europe 1, mengungkapkan bahwa sedikitnya 4.000 warga negaranya telah bergabung bersama tentara bayaran Israel untuk berperang lawan Hamas di Jalur Gaza, Palestina.
“Total 4.185 orang Prancis bertempur bersama tentara Israel di garis depan di Gaza. Ini adalah kontingen terbesar setelah AS,” kata Europe 1, dikutip dari Morocco World News.
Disebutkan, mayoritas dari mereka yang bergabung jadi tentara bayaran Israel memiliki kewarganegaraan ganda yaitu Prancis-Israel.
Selain itu, sekitar 1.200 warga Yahudi yang selama ini tinggal di Prancis, juga pindah atau berimigrasi ke Israel.
Menurut catatan Jerusalem Post, sejak serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 lalu, telah terjadi peningkatan sebesar 430 persen atau sekitar 1.200 warga telah mengajukan permohonan aliyah atau imigrasi Yahudi dari Prancis ke Israel.
Fakta ini sontak memicu protes dari sejumlah pihak. Salah satunya dari Thomas Portes, anggota parlemen dari partai politik La France Insoumise (LFI).
Thomas Portes dengan tegas menentang tindakan yang dilakukan 4.000 warga Prancis yang bergabung dengan tentara Israel untuk menyerang Gaza.
Thomas Portes pun meminta pemerintah Prancis untuk memberikan hukuman penjara terhadap warga negara Prancis yang terlibat dalam kejahatan perang terhadap warga Palestina.
“Kolonisasi merupakan kejahatan terhadap kemanusiaan. Jika Kementerian Kehakiman gagal mengambil tindakan segera, parlemen berhak melaporkan masalah tersebut ke Jaksa Penuntut Umum Paris agar mereka dipenjara,” tegas Thomas Portes.
Senada dengan Thomas Portes, Asosiasi France Palestine Solidarite (AFPS) juga menyerukan pertanggungjawaban bagi warga Prancis yang terlibat dalam kejahatan perang terhadap Palestina.
"Kami tidak akan menerima tindakan ini. Prancis harus menerapkan sanksi kepada kelompok (tentara bayaran) Israel yang menyerang warga Palestina," katanya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Deportivo Alaves vs Valencia di La Liga, 16 September 2026: Ujian Berat Tim Juru Kunci di Mendizorroza
- 2Prediksi Skor Villarreal vs Real Betis di La Liga, 15 September 2026: Mampukah El Submaniro Amarillo Bangkit dan Raih Kemenangan Perdana?
- 3Prediksi Skor West Ham vs Fulham di Carabao Cup, 16 September 2026: Mampukah The Hammers Lanjutkan Tren Positif?
- 4Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia, 15 September 2026: Mampukah Grifone Hentikan Tren Buruk?
- 5Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di La Liga, 16 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Krisis Pertahanan?
- 6Prediksi Skor Como vs Parma di Serie A, 14 September 2026: Mampukah Tim Asuhan Cesc Fabregas Lanjutkan Tren Positif?
- 7Prediksi Skor Leeds United vs Newcastle United di Premier League, 15 September 2026: Mampukah The Whites Hentikan Rekor The Magpies?
- 8Prediksi Skor Torino vs AS Roma di Serie A, 14 September 2026: Mampukah Toro Menghentikan Laju Giallorossi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!








