UPDATE GAZA! Sudah 18.800 Warga Palestina Tewas, Israel Makin Ngawur, Tembak Mati 3 Warganya yang Ditawan Hamas Karena Dikira Lawan

AKURAT JAKARTA - Hingga Jumat, 15 Desember 2023, sebanyak 18.800 warga Palestina tewas di tangan Israel.
Jumlah tersebut merupakan total korban sejak serangan pejuang Hamas, 7 Oktober lalu.
Demikian disampaikan pemerintah Palestina, seperti dilansir Kantor Berita AFP pada Jumat (15/12).
Ironisnya, kebanyakan korban adalah warga sipil, terutama anak-anak dan perempuan.
Baca Juga: Tong Hilap! Besok Ada Konser Gratis Reality Club di Bandung, Lokasinya di Sini Wargi!
Terdapat 8.000 anak-anak dan 6.200 perempuan, yang meninggal dunia akibat kebiadaban zionis Israel.
Selain itu, terdapat 51.000 orang yang luka luka serius. Puluhan ribu pengungsi terancam mati kelaparan karena akses bantuan ke Jalur Gaza kembali diblokade Israel.
Israel Tembak Mati 3 Warganya
Sementara itu, tentara Israel makin ngawur dan membabi buta dalam menyerang pejuang Hamas.
Bahkan, tiga warga Israel yang jadi tawanan Hamas pun tak luput jadi korban.
Alih-alih berhasil membebaskan tawanan, tentara Israel malah menembak mati tiga warganya yang ditawan Hamas tersebut.
Juru bicara militer Israel, Daniel Hagari, mengatakan bahwa pasukannya menembak mati tiga warganya yang menjadi sandera Hamas.
Mereka menyebut keliru mengidentifikasi tiga orang itu sebagai ancaman, sehingga dibombardir hingga tewas.
"Selama pertempuran di Shejaiya (wilayah medan pertempuran di Kota Gaza), IDF (tentara) secara keliru mengidentifikasi tiga sandera sebagai ancaman. Akibatnya, pasukan menembak ke arah mereka dan mereka terbunuh," katanya, seperti dilansir Kantor Berita AFP, Sabtu (16/12/2023).
Tentara Israel mengidentifikasi para sandera sebagai Yotam Haim dan Alon Shamriz. Keduanya diambil dari Kibbutz Kfar Aza. Satu lagi korban bernama Samer El-Talalqa, yang diambil dari Kibbutz Nir Am.
"Ini adalah tragedi yang tak tertahankan," kata Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.
"Seluruh Negara Israel berduka malam ini. Hati saya tertuju kepada keluarga yang berduka di masa sulit mereka," sambungnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kepulauan Faroe vs Kazakhstan di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Punya Modal Kandang Kuat
- 2Prediksi Skor Islandia vs Estonia di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Incar Awal Positif
- 3Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di UNL, 25 September 2026: Duel Perdana yang Sulit Diprediksi
- 4Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 5Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 6Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UNL, 27 September 2026: Duel Seru di Kaunas!
- 7Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 8Prediksi Skor Andorra vs Malta di UNL, 24 September 2026: Mampukah Tim Tamu Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







