DUH, Gas Melon di Tangerang Langka Gara-gara Ini

AKURAT JAKARTA - Gas melon atau elpiji ukuran 3kg (melon) di Tangerang, Banten langka diduga akibat daya beli masyarakat meningkat drastis.
Terlebih, terdapat moentum hari besar mulai dari Natal, Tahun Baru dan juga Imlek beberapa hari belakangan.
Penjual gas Kusnadi mengungkapkan, faktor kelangkaan karena daya beli masyarakat sedang tinggi. Terlebih di momen libur panjang akhir Januari 2024.
"Kalau menurut saya sih bukan ada kelangkaan ya, mungkin ada peningkatnya daya beli masyarakat pada gas 3kg. Sehingga stok yang ada menjadi menipis," ujarnya, Jumat (31/1/2025).
Ditegaskan, setiap harinya mobil pengantar gas memang datang ke tempat usahanya. Tetapi dengan daya beli masyarakat yang tinggi, membuat gas melon menjadi langka di pasaran.
"Setiap harinya mobil pengantar gas itu mengirim 100-120 tabung gas ke tempat usahanya. Karena mungkin masih dalam momen imlek, daya beli masyarakat tinggi," ucapnya.
Di pangkalan gasnya sendiri, lanjut Kusnadi, tidak mematok harga tinggi walaupun gas 3kg itu sedang sulit di pasaran. Harga eceran tertinggi (HET) masih Rp19.000/tabung.
"Ya masih stabil (Rp19.000, Red) Itukan sesuai SK Wali Kota Tangerang No.001/KEP.175-INDAGKOP/2022. Mungkin Rp23.000 itu ditingkat pemgecer," katanya.
Meski begitu, dirinya pun menyoroti pemerintah untuk meningkatkan stok gas epiji 3kg. Terlebih di momen hari perayaan nasional dan libur panjang.
"Harapannya sih untuk jadi perhatian juga untuk pemerintah gitu. Dalam hal mungkin ada peningkatan stok gas di Nataru, Imlek dan lain-lain," ujarnya.
Diketahui, gas melon atau elpiji 3kg langka di Kota Tangerang sejak dua pekan terakhir. Bahkan, apabila ditenukan harganyapun melonjak dari Rp19.000 menjadi Rp23.000.
"Sudah dua minggu terakir ini gas ukuran 3kg sulit sekali. Saya sudah muter-muter dari mulai agen, pangkalan hingga pengecer menyatakan stok kosong," ucap Indah Lestara, wargaga Kota Tangerang, Jumat. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs NEC Nijmegen di UEL, 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Beruntun
- 2Prediksi Skor Cagliari vs Bologna di Serie A, 24 Oktober 2026: Siapakah yang Akan Kembali ke Jalur Kemenangan?
- 3Prediksi Skor Athletic Bilbao vs Getafe di La Liga, 25 Oktober 2026: Mampukah Los Leones Akhiri Tren Negatif?
- 4Prediksi Skor Alaves vs Malaga di La Liga, 24 Oktober 2026: Misi Bangkit Tuan Rumah di Tengah Ancaman Zona Bawah
- 5Prediksi Skor Torino vs AC Monza di Serie A, 24 Oktober 2026: Mampukah Il Toro Lanjutkan Tren Positif?
- 6Prediksi Skor Olympiacos vs Sparta Praha di UEL, 23 Oktober 2026: Ujian Konsistensi Tuan Rumah di Georgios Karaiskakis
- 7Prediksi Skor Atalanta vs Frosinone di Serie A, 25 Oktober 2026: Misi La Dea Menghentikan Kejutan Tim Promosi
- 8Prediksi Skor Omonia vs Benfica di UEL, 23 Oktober 2026: Ujian Berat di Markas The Shamrock
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!



