Jakarta

Launching Program City Tour dan Tangerang Social Movement, Wabup Intan Ajak Masyarakat Kembangkan Potensi Pariwisata Kreatif

Sastra Yudha | 8 Desember 2025, 10:12 WIB
Launching Program City Tour dan Tangerang Social Movement, Wabup Intan Ajak Masyarakat Kembangkan Potensi Pariwisata Kreatif

AKURAT JAKARTA - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah, mengajak masyarakat mengembangkan potensi pariwisata kreatif di wilayahnya masing-masing.

Hal tersebut disampaikan Wabup Intan saat meluncurkan Program City Tour dan Tangerang Social Movement di Stadion Mini Kelapa Dua, pada Minggu (7/12/2025).

Wabup Intan mengatakan, Kabupaten Tangerang memiliki potensi wisata yang sangat beragam, mulai dari wisata alam hingga wisata modern.

Baca Juga: 7 Makanan Penurun Tekanan Darah yang Jarang Diketahui, Efeknya Nyata!

Wisata modern bisa meliputi pusat perbelanjaan, super mall, kawasan kuliner, hingga pusat olahraga yang kini banyak diminati masyarakat.

Karena itu, Wabup Intan mengajak para komunitas wisata kreatif dan olahraga, turut membantu mempromosikan dan mengangkat potensi wisata lokal di Kabupaten Tangerang.

“Kami berharap para komunitas olahraga maupun komonitas lainnya bisa mengangkat dan mempromosikan potensi wisata lokal di Kabupaten Tangerang," ujarnya.

Ia mencontohkan, wisata alam di Gunung Kaler atau Kresek. "Mobil jeep di Kelapa Dua ini tidak hanya berkeliling sekitar sini, tetapi dikembangkan sampai ke Gunung Kaler atau Kresek," ungkapnya.

"Ada sawah-sawah yang bisa dijadikan wisata alam. Jarang orang melihat pemandangan sawah di area perkotaan. Silakan nanti koordinasi dengan Ibu Kadis untuk pengembangannya ke depan,” tambahnya.

Wabup Intan juga menyampaikan keinginannya agar Kabupaten Tangerang kembali bisa menggelar Pawai Budaya, sebagai ikon tahunan pada tiap bulan Oktober.

Baca Juga: Kelihatan Sehat tapi Berbahaya, 5 Olahraga ini Justru Bisa Merusak Fungsi Ginjal

Pawai Budaya ini diharapkan dapat melibatkan berbagai komunitas, seperti komunitas ontel serta komunitas lainnya untuk memperkenalkan keragaman budaya dan destinasi di Kabupaten Tangerang.

“Saya ingin ada pawai budaya lagi agar masyarakat tahu bahwa Kabupaten Tangerang punya banyak komunitas yang bisa menjadi daya tarik wisata. Kelapa Dua juga bisa dikembangkan sebagai destinasi kuliner, karena potensinya sangat besar,” ungkapnya.

Dia juga berharap Launching Program City Tour dan Tangerang Social Movement tersebut bisa menjadi awal pengembangan potensi pariwisata kreatif, serta mendukung pertumbuhan ekonomi serta kunjungan wisata di Kabupaten Tangerang.

“Semoga kegiatan ini berjalan lancar dan membawa manfaat bagi masyarakat Kabupaten Tangerang, khususnya untuk mempopulerkan tujuan-tujuan wisata di Kabupaten Tangerang,” pungkasnya.

Sementara Camat Kelapa Dua, Dadang Sudrajat, dalam laporannya menyampaikan apresiasinya atas dukungan Wakil Bupati serta seluruh elemen daerah dalam pengembangan pariwisata di Kelapa Dua.

Ia menyebut bahwa Kecamatan Kelapa Dua memiliki potensi besar sebagai pusat aktivitas masyarakat, terutama pada akhir pekan yang sangat berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.

Baca Juga: BGN Ancam Pangkas Insentif Dapur MBG Rp6 Juta Per Hari Jika Kualitas Pangan Mandek

“Stadion Mini ini menjadi titik keramaian, bukan hanya untuk olahraga bola tetapi berbagai kegiatan pariwisata dan olahraga lainnya. Ini momentum penting untuk mulai mengembangkan pariwisata Kabupaten Tangerang dari Kelapa Dua,” ujarnya.

Dia juga menjelaskan bahwa program City Tour yang menggunakan Jeep Offroad ini telah disiapkan sebanyak 20 unit oleh komunitas untuk melayani rute keliling Kecamatan Kelapa Dua dan wilayah Tangerang Raya.

“Harapannya, kegiatan ini dapat menggerakkan ekonomi lokal, khususnya UMKM, dan mendukung visi misi Bupati dan Wakil Bupati dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.