Jakarta

Musrenbang Kecamatan Sindang Jaya, Pasar Kemis, dan Solear Kabupaten Tangerang 2027: Pengembangan Pariwisata hingga Penguatan UMKM

Sastra Yudha | 23 Januari 2026, 10:08 WIB
Musrenbang Kecamatan Sindang Jaya, Pasar Kemis, dan Solear Kabupaten Tangerang 2027: Pengembangan Pariwisata hingga Penguatan UMKM

AKURAT JAKARTA - Tiga kecamatan di Kabupaten Tangerang telah menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) untuk RKPD Tahun Anggaran 2027.

Tiga kecamatan yang telah menggelar Musrenbang pada Rabu (21/1/2026) adalah Kecamatan Sindang Jaya, Pasar Kemis, dan Solear.

Dari pembahasan Musrenbang, muncul berbagai usulan prioritas program, seperti pariwisata, penguatan UMKM, hingga pembangunan berkelanjutan.

Berikut rangkuman pelaksanaan Musrenbang di tiga kecamatan di Kabupaten Tangerang:

Baca Juga: Jakarta Dikepung Banjir Akibat Cuaca Ekstrem, Pemprov DKI Kembali Terapkan WFH dan PJJ hingga 28 Januari 2026

Kecamatan Sindang Jaya

Musrenbang Kecamatan Sindang Jaya digelar di GSG Kecamatan Sindang Jaya, pada Rabu (21/1/2026).

Musrenbang ini menjadi wadah penyelarasan usulan tujuh desa dengan kebijakan pembangunan Kabupaten Tangerang.

Musrenbang bertujuan menyerap dan menyepakati aspirasi masyarakat dari tujuh desa, yakni: Sindang Jaya, Sindang Asih, Sindangpanon, Sindangsonk, Sukaharja, Wanakerta dan Badak Anom.

Camat Sindang Jaya, Galih Prakosa, menyampaikan bahwa Musrenbang tersebut merupakan lanjutan dari rangkaian pra-musrenbang yang telah dilaksanakan sebelumnya.

Kecamatan Sindang Jaya telah merangkum 50 usulan prioritas sesuai petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis untuk dibawa ke tingkat kabupaten Tangerang, dengan estimasi anggaran sekitar Rp 29 Miliar.

Salah satu fokus utama dalam Musrenbang, yaitu pengembangan Situ Pondok sebagai sektor pariwisata, Normalisasi dan perbaikan tanggul saluran induk cidurian dan penambahan SMKN di Kecamatan Sindang Jaya.

Baca Juga: Musrenbang Kecamatan Jayanti, Sukadiri dan Tigaraksa: Penguatan Ekonomi dan Pembangunan Berkelanjutan Jadi Prioritas di 2027

Musrenbang Pasar Kemis

Musrenbang Kecamatan Pasar Kemis juga digelar pada Rabu (21/1/2026). Forum ini menjadi momentum krusial dalam menyelaraskan aspirasi masyarakat dengan kebijakan strategis Kabupaten Tangerang.

Camat Pasar Kemis, Nurhanudin, mengungkapkan bahwa Musrenbang dihadiri berbagai pemangku kepentingan (stakeholder), termasuk anggota DPRD tingkat Kabupaten dan Provinsi, tokoh masyarakat dan juga organisasi pemuda.

Sesuai dengan petunjuk teknis yang berlaku, Kecamatan Pasar Kemis telah mengerucutkan aspirasi warga menjadi 50 usulan prioritas.

50 Usulan prioritas ini nantinya akan diperjuangkan dalam Forum Perangkat Daerah tingkat Kabupaten Tangerang.

Mayoritas usulan diarahkan untuk pemberdayaan ekonomi local atau UMKM.

Ketua Forum UMKM Kecamatan Pasar Kemis, Rahayu, memberikan apresiasi atas keterlibatan aktif para pelaku usaha dalam proses perencanaan ini.

Menurutnya, tersedianya ruang promosi dan pameran produk unggulan selama acara berlangsung menjadi bukti keberpihakan pemerintah terhadap ekonomi kerakyatan.

Baca Juga: Pemkab Tangerang Petakan Kesiapan Cibetok dan Gunung Kaler Jadi Desa Ramah Perempuan dan Anak atau DRPPA Menuju RBI 2026

Musrenbang Kecamatan Solear

Musrenbang Kecamatan Solear menjadi wadah penyelarasan usulan tujuh desa dengan kebijakan pembangunan Kabupaten Tangerang.

Camat Solear, Rizkia Nurul Fajar, menyampaikan bahwa musrenbang tersebut merupakan lanjutan dari rangkaian pra-musrenbang desa yang telah dilaksanakan sebelumnya.

Musrenbang bertujuan menyerap dan menyepakati aspirasi masyarakat dari tujuh desa, yakni Cikasungka, Cikuya, Cirende, Cikareo, Solear, Munjul, dan Pasangrahan.


Dari hasil pembahasan, Kecamatan Solear telah merangkum 50 usulan prioritas sesuai petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis untuk dibawa ke tingkat kabupaten.

Salah satu fokus utama pembangunan adalah sektor pariwisata dan perekonomian berbasis potensi lokal.

Anggota DPRD Kabupaten Tangerang, Ustur Ubadi, menyampaikan komitmen legislatif dalam mengawal hasil musrenbang tersebut.

Baca Juga: Waspada Bahaya Air Saat Badai Petir, Ancaman Listrik yang Sering Diabaikan di Rumah

Ia juga menambahkan bahwa prioritas hasil analisis Bappeda mencakup penanganan banjir, infrastruktur, dan persoalan mendasar lainnya agar program yang diusulkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat Kecamatan Solear. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.