Jakarta

Peringati Harlah ke-103 Hijriah NU, Bupati Tangerang Tegaskan Ulama Kunci Harmoni dan Pembangunan Daerah

Sastra Yudha | 2 Februari 2026, 16:33 WIB
Peringati Harlah ke-103 Hijriah NU, Bupati Tangerang Tegaskan Ulama Kunci Harmoni dan Pembangunan Daerah

AKURAT JAKARTA - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menegaskan bahwa ulama merupakan kunci harmoni dan pembangunan daerah.

Hal tersebut disampaikan Bupati Maesyal saat memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-103 Nahdlatul Ulama (NU) berdasarkan hitungan tahun hijriah, Sabtu (31/01/2026).

Harlah ke-103 hijriah NU ini menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali peran NU sebagai penjaga harmoni sosial sekaligus mitra strategis pemerintah daerah dalam membangun umat dan masyarakat.

Baca Juga: Pemprov DKI Klaim Curah Hujan Berhasil Ditekan 23,85 Persen Berkat Operasi Modifikasi Cuaca Atau OMC

“Keberadaan NU bukan hanya menjadi pilar keagamaan, tetapi juga kekuatan sosial yang mampu menjaga keseimbangan kehidupan bermasyarakat, khususnya di tengah dinamika sosial dan derasnya arus informasi saat ini," ungkapnya.

Bupati Maesyal Rasyid menegaskan bahwa NU memiliki peran yang sangat besar dalam membina umat dan menjaga persatuan di tengah keberagaman.

Melalui jaringan pesantren, majelis taklim, madrasah, serta berbagai kegiatan sosial-keagamaan, NU hadir langsung di tengah masyarakat untuk menguatkan akidah, memperbaiki akhlak, dan merawat persatuan umat.

Bagi Pemkab Tangerang, lanjut Bupati Maesyal, NU dipandang bukan sekadar mitra formal, melainkan sahabat strategis dalam membangun daerah.

Sinergi antara ulama dan umara yang telah terjalin selama ini dinilai menjadi fondasi kuat dalam menjaga kondusivitas wilayah, memperkuat kehidupan keagamaan, serta mendorong pembangunan yang berlandaskan nilai moral dan kebersamaan.

Baca Juga: Anggota DPRD DKI Ali Lubis Soroti RDF Rorotan: Jangan Sampai Proyek Mahal Menyisakan Masalah

“Kami meyakini pembangunan tidak akan berjalan optimal tanpa dukungan umat dan bimbingan para ulama,” tegas pria yang akrab disapa Rudi Maesyal ini.

Pemkab Tangerang berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dengan NU di berbagai sektor, mulai dari pendidikan keagamaan, pemberdayaan ekonomi umat, penguatan moderasi beragama, hingga pembentukan karakter generasi muda.

"Kolaborasi tersebut diharapkan mampu melahirkan pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada kemajuan fisik, tetapi juga pada penguatan nilai-nilai spiritual dan sosial," imbuhnya.

Lebih lanjut, Bupati Maesyal menilai Harlah ke-103 NU menjadi pengingat penting akan peran NU sebagai perekat umat dan penjaga nilai kebangsaan.

Di tengah tantangan zaman dan perubahan sosial yang dinamis, NU diharapkan tetap menjadi penuntun umat, penyejuk masyarakat, serta benteng moral bangsa.

Baca Juga: RDF Rorotan Kembali Beroperasi, Dinas LH DKI Pastikan Tahapan Ketat, Sabtu dan Minggu untuk Pembersihan

Bupati Maesyal berharap, NU senantiasa diberikan kekuatan dan keistiqamahan dalam menjalankan perannya demi kemaslahatan bersama.

"Kami mengucapkan selamat Hari Lahir ke-103 Nahdlatul Ulama. Semoga NU senantiasa istiqamah dalam khidmah kepada umat, bangsa, dan negara, serta terus menjadi penjaga nilai-nilai Islam yang damai, moderat, dan menyejukkan,” ucapnya

Pada kesempatan tersebut, ia juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang untuk terus menjaga kebersamaan, memperkuat ukhuwah dan mendukung program-program pembangunan daerah.

"Dengan sinergi yang kuat antara ulama, pemerintah, dan masyarakat, insyaAllah Kabupaten Tangerang akan semakin religius, aman, maju, dan sejahtera," pungkasnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.