Tingkatkan Kesehatan Siswa, Puskesmas Rajeg Tangerang Gelar Pembinaan PHBS dan Pelatihan Dokter Kecil di Sekolah

AKURAT JAKARTA – Sebagai langkah nyata dalam meningkatkan derajat kesehatan anak usia sekolah, Puskesmas Rajeg, Kabupaten Tangerang, melaksanakan rangkaian kegiatan pembinaan kesehatan sekolah secara intensif.
Program ini menyasar sejumlah sekolah yang berada di wilayah kerja Puskesmas Rajeg, guna memastikan generasi muda tumbuh sehat dan optimal.
Kegiatan bertajuk Pelatihan Dokter Kecil ini berlangsung dinamis dan diikuti oleh para siswa, guru, hingga kader kesehatan sekolah.
Tim medis dari Puskesmas Rajeg memberikan edukasi mendalam mengenai pentingnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di lingkungan pendidikan.
Fokus pada Edukasi PHBS dan Gizi Seimbang
Dalam penyuluhannya, petugas menekankan tiga pilar utama kebersihan sekolah, yaitu:
Teknik mencuci tangan yang benar dengan sabun.
Menjaga kebersihan lingkungan sekolah agar bebas penyakit.
Pentingnya konsumsi makanan bergizi untuk menunjang pertumbuhan.
Baca Juga: Heboh Puluhan Ribu Motor Listrik untuk Kepala Dapur MBG, Benarkah Anggarannya Tembus Rp 2,4 Triliun?
Skrining Kesehatan untuk Deteksi Dini
Tidak hanya sekadar teori, kegiatan ini juga diisi dengan pemeriksaan kesehatan dasar bagi para siswa.
Skrining yang dilakukan meliputi pengecekan tinggi dan berat badan, pemeriksaan kebersihan gigi dan mulut, serta pemeriksaan fisik lainnya.
"Tujuannya adalah untuk mendeteksi secara dini masalah kesehatan yang mungkin dialami siswa, sehingga penanganan bisa dilakukan lebih cepat," ujar Kepala Puskesmas Rajeg, drg. Tohiroh, Selasa (7/4/2026).
Tohiroh menegaskan bahwa pembinaan ini merupakan program rutin yang krusial. Menurutnya, membentuk karakter sehat harus dimulai sejak dini agar menjadi budaya saat mereka dewasa.
“Kami berharap melalui kegiatan ini, siswa dapat lebih memahami pentingnya menjaga kesehatan. Dengan tubuh yang sehat, tentu akan mendukung proses belajar yang lebih optimal,” ungkap Kepala Puskesmas Rajeg.
Baca Juga: Kepala BNN Usul Vape Dilarang di Indonesia, Komisi III DPR Setuju Dimasukkan dalam RUU Narkotika
Sinergi Demi Lingkungan Sekolah yang Nyaman
Pihak sekolah menyambut positif inisiatif ini. Kerja sama antara sektor pendidikan dan kesehatan ini diharapkan terus berlanjut secara berkesinambungan.
Dengan adanya pembinaan ini, diharapkan tercipta lingkungan sekolah yang sehat, bersih, dan nyaman bagi seluruh warga sekolah. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1POTRET BERINGIN JAKARTA: Dari Pengurus Pokja ke Pimpinan DPRD, Basri Baco Targetkan 13 Kursi dan Tiket Cagub DKI
- 2Prediksi Skor Parma vs Udinese di Serie A, 29 Oktober 2026: Misi Keluar dari Tren Buruk
- 3Prediksi Skor Freiburg vs Wolfsburg di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Buruk?
- 4Prediksi Skor Bournemouth vs Aston Villa di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Duel Dua Tim yang Sedang Panas
- 5Prediksi Skor Fulham vs Crystal Palace di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Momentum Kebangkitan Tuan Rumah Diuji
- 6Prediksi Skor AC Monza vs Napoli di Serie A, 29 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Partenopei di Markas Brianzoli
- 7Prediksi Skor SC Paderborn vs Stuttgart di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Kesempatan Tuan Rumah Membalas Kekalahan
- 8Prediksi Skor Sunderland vs Brentford di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Misi Bangkit demi Tiket Perempat Final
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





