Jakarta

Cegah Penyakit Campak, Puskesmas Jambe Kabupaten Tangerang Telah Imunisasi 2.406 Balita

M Rahman Akurat | 30 April 2026, 08:12 WIB
Cegah Penyakit Campak, Puskesmas Jambe Kabupaten Tangerang Telah Imunisasi 2.406 Balita
Puskesmas Jambe, Kabupaten Tangerang, gelar imunisasi campak pada Balita.

AKURAT JAKARTA – Puskesmas Jambe, Kabupaten Tangerang, terus menggencarkan upaya perlindungan kesehatan masyarakat melalui pencegahan penyakit campak yang komprehensif.

Mengedepankan langkah promotif, preventif, hingga kuratif, Puskesmas Jambe berkomitmen memutus rantai penyebaran virus ini, khususnya bagi kelompok rentan seperti balita.

Kepala Puskesmas Jambe, drg. Eko Hartati, menyatakan bahwa penanganan campak di Kecamatan Jambe dilakukan secara terpadu.

Baca Juga: Kenali Gelagat Pasangan yang Menjadi Tanda Kalau Dia Lagi Selingkuh

Langkah ini mencakup edukasi luas, peningkatan kesadaran imunisasi, hingga pelayanan pengobatan intensif.

“Pencegahan campak tidak bisa dilakukan secara parsial. Kami mengedepankan pendekatan promotif melalui edukasi, preventif dengan imunisasi, serta kuratif bagi balita yang sakit agar penyebaran ditekan semaksimal mungkin,” ujarnya, Rabu (29/04/2026).

Capaian Imunisasi 98 Persen

Data terbaru menunjukkan hasil yang menggembirakan. Sejak 30 Maret hingga 21 April 2026, Puskesmas Jambe telah memberikan imunisasi lengkap kepada 2.406 balita.

Angka ini merepresentasikan 98 persen dari total sasaran di wilayah kerja Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang.

“Alhamdulillah, capaian ini menunjukkan kesadaran masyarakat Jambe yang semakin meningkat terhadap pentingnya imunisasi sebagai perlindungan utama anak,” tambahnya.

Baca Juga: Politik AS Ancam Seret Trump ke Pengadilan Kalau Nekat Lanjutkan Perang Iran Tanpa Izin

Jadwal Penting Imunisasi Campak

Meski angka partisipasi tinggi, Eko mengingatkan orang tua untuk tetap disiplin mengikuti jadwal imunisasi rutin:

  • Dosis 1: Usia 9 bulan.

  • Dosis 2 (Booster): Usia 18 bulan.

  • Dosis 3 (Booster): Usia 5-7 tahun (saat kelas 1 SD).

  • Program ORI Campak: Untuk balita usia 9-59 bulan tanpa memandang status imunisasi sebelumnya.

Baca Juga: Kereta Jarak Jauh Mulai Normal Bertahap 30 April, Ini Cara Refund Tiket 100 Persen

Tips Mencegah Penularan Campak pada Anak

Senada dengan hal tersebut, dr. Restu Laila Fitri Zachriani, dokter umum di Puskesmas Jambe, menekankan pentingnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di samping imunisasi.

“Orang tua perlu membatasi aktivitas anak di luar rumah jika ada kasus di lingkungan sekitar. Biasakan anak rajin mencuci tangan, menjaga kebersihan diri, serta menerapkan etika batuk dan bersin yang benar,” tutur dr. Restu.

Ia juga mengimbau agar orang tua waspada terhadap gejala awal campak seperti: Demam tinggi, mata merah, pilek dan batuk, serta diare.

Jika gejala tersebut di atas muncul pada balita, segera bawa anak ke fasilitas kesehatan.

Tim medis akan melakukan pemeriksaan fisik menyeluruh dan memberikan penanganan yang tepat, termasuk pemberian Vitamin A sesuai usia anak untuk mencegah komplikasi.

Baca Juga: Pemerintah Pusat Akselerasi Penataan Kawasan Puncak sebagai Destinasi Strategis Nasional

Dengan sinergi antara tenaga kesehatan dan peran aktif orang tua, Puskesmas Jambe optimis wilayahnya dapat terbebas dari campak demi menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.