Jadi Tuan Rumah Seminar Nasional Aglomerasi di Sustainable Aglo-City Summit 2026, Pemkab Tangerang Hadirkan MRT hingga PSEL Jatiwaringin

AKURAT JAKARTA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang resmi menjadi tuan rumah Seminar Nasional Diskusi Aglomerasi yang merupakan bagian dari rangkaian Sustainable Aglo-City Summit 2026.
Acara strategis Seminar Nasional Diskusi Aglomerasi ini digelar di Hotel Novotel, BSD City, pada Rabu (29/4/2026).
Penunjukan ini menjadi momentum krusial bagi Pemkab Tangerang dalam memperkuat tata kelola pemerintahan kolaboratif antara wilayah penyangga, DKI Jakarta, serta daerah lain di Banten dan Jawa Barat.
Langkah ini diambil sebagai respons cepat terhadap kebijakan aglomerasi yang dicanangkan pemerintah pusat.
Sinkronisasi Kebijakan Kunci Menghadapi Urbanisasi
Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menegaskan bahwa sinkronisasi kebijakan antarwilayah adalah kunci utama dalam menghadapi tantangan urbanisasi dan memacu pertumbuhan ekonomi kawasan.
"Kabupaten Tangerang sangat siap menjalankan peran strategis ini. Kita tidak bisa berjalan sendiri dalam mengelola wilayah yang sudah saling terhubung secara ekonomi dan sosial," ujar Bupati Maesyal di hadapan para peserta seminar.
Fokus pada MRT dan Pengolahan Sampah
Salah satu poin utama yang dibahas dalam seminar ini adalah integrasi transportasi publik, khususnya rencana pengembangan MRT Jakarta-Tangerang.
Proyek ini diharapkan mampu meningkatkan mobilitas masyarakat secara efisien dan aman, terutama antar wilayah penyangga ibu kota.
Baca Juga: Jangan Sepelekan Haus, Ini Cara Mudah Cegah Dehidrasi saat Cuaca Panas
Selain transportasi, sektor lingkungan menjadi sorotan melalui proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di TPA Jatiwaringin.
Proyek ini membutuhkan koordinasi lintas wilayah, terutama terkait infrastruktur logistik dan akses jalan.
"Terkait pengolahan sampah di Jatiwaringin, kita merancang integrasi mulai dari akses jalan hingga teknologi pengolahan agar memberi nilai tambah berupa listrik," jelas Maesyal.
Baca Juga: Politik AS Ancam Seret Trump ke Pengadilan Kalau Nekat Lanjutkan Perang Iran Tanpa Izin
Penguatan Ekonomi Desa dan UMKM
Di sektor ekonomi, Pemkab Tangerang berkomitmen menyelaraskan program Asta Cita untuk mendorong pembangunan dari tingkat desa.
Tujuannya agar dampak aglomerasi tidak hanya dirasakan oleh industri besar, tetapi juga petani dan UMKM.
"Kita ingin ekonomi desa tetap kuat agar petani dan UMKM tetap menjadi tuan rumah di negeri sendiri," tegas Bupati.
Respons Terhadap Kompleksitas Jabodetabekpunjur
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja, menambahkan bahwa seminar ini adalah ruang diskusi strategis untuk merumuskan solusi atas kompleksitas pembangunan di kawasan Jabodetabekpunjur.
Menurut Soma, tekanan urbanisasi menuntut adanya gagasan inovatif terkait ketahanan pangan dan konektivitas yang akan menjadi bahan pertimbangan kebijakan pembangunan di masa depan.
Baca Juga: Cegah Penyakit Campak, Puskesmas Jambe Kabupaten Tangerang Telah Imunisasi 2.406 Balita
Dukungan Pemerintah Pusat
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) RI, Bima Arya Sugiarto, yang turut hadir memberikan apresiasi.
Ia menekankan bahwa konsep aglomerasi akan sukses jika fokus pada eksekusi isu sektoral tanpa terjebak birokrasi yang rumit.
"Fokus pada isu sektoral, petakan masalahnya, dan langsung eksekusi. Pemerintah pusat berkomitmen menjadi jembatan dukungan kebijakan maupun pendanaan," kata Bima Arya.
Acara ini ditutup dengan Deklarasi Aglomerasi yang ditandai dengan permainan angklung bersama oleh perwakilan kepala daerah se-Jabodetabekpunjur sebagai simbol harmonisasi dan kolaborasi antarwilayah. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






