Jakarta

Iran Peringatkan Negara Lain Jadi Musuh Jika Ikut AS soal Sanksi

Yusuf Doank | 25 Agustus 2026, 10:09 WIB
Iran Peringatkan Negara Lain Jadi Musuh Jika Ikut AS soal Sanksi
Ilustrasi

AKURAT JAKARTA – Pemerintah Iran menyampaikan peringatan keras kepada negara-negara di dunia agar tidak ikut serta dalam kampanye "perang ekonomi" dan sanksi yang diprakarsai Amerika Serikat (AS).

Teheran menegaskan akan menganggap negara mana pun yang bergabung menerapkan pembatasan ekonomi sebagai musuh.

Ancaman tersebut dilontarkan Kepala Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran Mohsen Rezai dalam siaran televisi pemerintah.

Baca Juga: Ketegangan Memuncak, Hubungan Iran dan Negara Teluk Memburuk Imbas Konflik AS-Israel

Di tengah langkah Washington yang terus mendesak para sekutunya untuk mengisolasi perekonomian Iran.

"Kami menyatakan kepada semua negara, jangan bergabung dalam perang ekonomi yang dikobarkan oleh Amerika Serikat. Negara mana pun yang berpartisipasi dalam penerapan pembatasan ekonomi terhadap kami akan dianggap sebagai musuh," tegas Rezai.

Rezai menambahkan bahwa apabila negara-negara tersebut menolak untuk mengambil jarak dari kebijakan sanksi AS, Iran tidak ragu untuk merugikan kepentingan mereka.

Selain itu, ia mengklaim bahwa sejauh ini militer Iran hanya menargetkan pangkalan militer AS. Namun, jika tekanan ekonomi terus diting. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yusuf Doank
Y