Jakarta

Pemkab Tangerang Resmi Luncurkan Logo Hari Jadi ke-394, Ini Makna dan Filosofinya

M Rahman Akurat | 21 September 2026, 17:56 WIB
Pemkab Tangerang Resmi Luncurkan Logo Hari Jadi ke-394, Ini Makna dan Filosofinya
Pemenang dan logo HUT ke 394 Kabupaten Tangerang

AKURAT JAKARTA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab Tangerang) resmi meluncurkan logo Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang di Lapangan Raden Aria Yudhanegara pada Senin (21/9/2026).

Logo yang sarat akan makna budaya dan semangat pembangunan ini merupakan karya Ilham Azi Fadilah, pemenang utama Lomba Cipta Karya Logo HUT Kabupaten Tangerang.

Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menegaskan bahwa logo ini bukan sekadar identitas visual untuk rangkaian perayaan tahunan.

Baca Juga: Guru PPPK Paruh Waktu Harap Tenang, Peralihan ke Penuh Waktu Tak Perlu Tes Ulang

Lebih dari itu, logo tersebut membawa representasi semangat pembangunan daerah yang berkelanjutan.

"Logo ini bukan hanya sebagai identitas Hari Jadi Kabupaten Tangerang, tetapi juga menggambarkan semangat kita untuk terus bergerak dan memberikan dampak yang nyata bagi masyarakat,” ujar Bupati Maesyal.

Pemkab Tangerang mengapresiasi total 89 peserta yang telah menuangkan kreativitas terbaik mereka dalam ajang ini.

Setelah melalui proses seleksi administrasi, teknis, dan penilaian desain yang ketat, karya Ilham Azi Fadilah akhirnya terpilih sebagai juara pertama.

Baca Juga: Bongkar! Sudah Disegel Tapi Masih Dibangun, DPRD DKI Minta Pemprov Tindak Tegas Lapangan Padel di Meruya Langgar PBG

Filosofi dan Makna Logo HUT ke-394 Kabupaten Tangerang

Logo Hari Jadi ke-394 ini mengusung tema besar “Terus Bergerak Semakin Berdampak”.

Sang desainer, Ilham Azi Fadilah, menerjemahkan tema tersebut ke dalam visual obor dengan api yang berkobar dinamis.

Berikut adalah rincian filosofi mendalam di balik kombinasi angka 3, 9, dan 4 pada logo tersebut:

  • Angka 3 (Batik Kacang Benih Cisoka): Mengambil inspirasi dari motif batik khas lokal yang melambangkan semangat berkarya dengan tetap menjunjung tinggi kearifan lokal serta kebudayaan asli Kabupaten Tangerang.

  • Angka 9 (Garis Pantai dan Ombak): Terinspirasi dari geografis wilayah Tangerang yang berbatasan dengan pantai. Unsur ombak mencerminkan sifat dinamis, serta pembangunan daerah yang bergerak maju demi masyarakat.

  • Angka 4 (Ayam Wareng): Terinspirasi dari satwa endemik Kabupaten Tangerang. Karakter ayam wareng melambangkan masyarakat Tangerang yang gesit, lincah, tegas, dan berani untuk terus tumbuh.

Baca Juga: Sebanyak 26 Kampus AS Jadi Mitra Beasiswa Garuda, Daftarnya Masih Bisa Bertambah

Perpaduan elemen-elemen di atas membentuk kesatuan visual api obor yang menyala.

Pancaran cahaya api ke berbagai arah mengadopsi makna pembangunan inklusif, di mana manfaat dari kemajuan infrastruktur dan ekonomi di Kabupaten Tangerang dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.