Jakarta

Lomba Sekolah Sehat Tingkat Provinsi, Tim Penilai Kunjungi 2 Sekolah di Kabupaten Tangerang

Sastra Yudha | 1 September 2023, 21:34 WIB
Lomba Sekolah Sehat Tingkat Provinsi, Tim Penilai Kunjungi 2 Sekolah di Kabupaten Tangerang

 

AKURAT.CO - Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar, menerima kedatangan Tim Penilai Lomba Sekolah Sehat (LSS) Provinsi Banten.

Pertemuan berlangsung di Ruang Rapat Wareng, Gedung Bupati Tangerang, Puspemkab Tangerang, Rabu (30/8/23).

Tim Penilai juga melihat langsung ke sejumlah sekolah di Kabupaten Tangerang, di antaranya SD Pasar Kemis 3 dan juga SMP 1 Kemiri.

Penilaian Lomba Sekolah Sehat ini dilakukan pada 16 sekolah, baik tingkat SD maupun SMP di provinsi Banten.

Baca Juga: Polisi Tangkap Penipu Modus Jual Link Palsu Bank BNI

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang, Muhammad Faridzi, mengatakan bahwa pihaknya berharap kegiatan ini dapat memberdayakan masyarakat sekolah, untuk lebih mengutamakan kesehatan sehingga kualitas pendidikan semakin meningkat.

"Kami juga berharap adanya perubahan signifikan, terutama perilaku hidup bersih sehat anak-anak di sekolah. Karena lebih baik mencegah daripada menanggulangi," tutur Faridzi.

Ia menuturkan berbagai program turut dijalankan di sekolah-sekolah untuk meningkatkan kebiasaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sejak dini. Sehingga hal tersebut dapat membentuk karakter para siswa-siswi di sekolah.

"Kami terus berupaya secara komprehensif memberikan ilmu kepada anak-anak di sekolah mengenai pendidikan kesehatan, lalu kami juga memiliki program Kurangi Sampah Sekolah Kita (Kurasaki) dan Manajemen Kesehatan dan Kebersihan Menstruasi (MKM) yang sudah kami terapkan di sekolah-sekolah," katanya.

Baca Juga: Tekan Polusi Udara, 30 Water Mist Generator Siap Ditebar di Gedung Milik Pemprov Jakarta

Sementara itu, Ketua Tim Juri Penilai Lomba Sekolah Sehat (LSS) Provinsi Banten, Mohamad Bayuni, menuturkan dalam Lomba Sekolah Sehat ini terdapat sejumlah indikator yang menjadi penilaian.

"Kita akan lihat data-data dan lingkungan yang di dalamnya ada kantin, toilet, sarana prasarana dan yang terpenting bagaimana hal tersebut menjadi budaya dan karakter di sekolah. Sehingga esensi dari sekolah sehat itu dapat dilakukan, baik kebersihan dan lingkungan sehat," tuturnya.

Baca Juga: Diduga Driver Ojol, Pria Tewas Mengambang di Kali PIK Penjaringan

Ia berharap dengan adanya kegiatan lomba ini bukan hanya menjadi seremonial, tetapi dapat menjadi keberlanjutan yang dapat dilakukan di sekolah untuk menjaga kesehatan dan kebersihan.

Dengan demikian, anak didik bukan hanya memiliki karakter tetapi juga memiliki mental yang sehat. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.