Lomba Sekolah Sehat Tingkat Provinsi, Tim Penilai Kunjungi 2 Sekolah di Kabupaten Tangerang

AKURAT.CO - Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar, menerima kedatangan Tim Penilai Lomba Sekolah Sehat (LSS) Provinsi Banten.
Pertemuan berlangsung di Ruang Rapat Wareng, Gedung Bupati Tangerang, Puspemkab Tangerang, Rabu (30/8/23).
Tim Penilai juga melihat langsung ke sejumlah sekolah di Kabupaten Tangerang, di antaranya SD Pasar Kemis 3 dan juga SMP 1 Kemiri.
Penilaian Lomba Sekolah Sehat ini dilakukan pada 16 sekolah, baik tingkat SD maupun SMP di provinsi Banten.
Baca Juga: Polisi Tangkap Penipu Modus Jual Link Palsu Bank BNI
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang, Muhammad Faridzi, mengatakan bahwa pihaknya berharap kegiatan ini dapat memberdayakan masyarakat sekolah, untuk lebih mengutamakan kesehatan sehingga kualitas pendidikan semakin meningkat.
"Kami juga berharap adanya perubahan signifikan, terutama perilaku hidup bersih sehat anak-anak di sekolah. Karena lebih baik mencegah daripada menanggulangi," tutur Faridzi.
Ia menuturkan berbagai program turut dijalankan di sekolah-sekolah untuk meningkatkan kebiasaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sejak dini. Sehingga hal tersebut dapat membentuk karakter para siswa-siswi di sekolah.
"Kami terus berupaya secara komprehensif memberikan ilmu kepada anak-anak di sekolah mengenai pendidikan kesehatan, lalu kami juga memiliki program Kurangi Sampah Sekolah Kita (Kurasaki) dan Manajemen Kesehatan dan Kebersihan Menstruasi (MKM) yang sudah kami terapkan di sekolah-sekolah," katanya.
Baca Juga: Tekan Polusi Udara, 30 Water Mist Generator Siap Ditebar di Gedung Milik Pemprov Jakarta
Sementara itu, Ketua Tim Juri Penilai Lomba Sekolah Sehat (LSS) Provinsi Banten, Mohamad Bayuni, menuturkan dalam Lomba Sekolah Sehat ini terdapat sejumlah indikator yang menjadi penilaian.
"Kita akan lihat data-data dan lingkungan yang di dalamnya ada kantin, toilet, sarana prasarana dan yang terpenting bagaimana hal tersebut menjadi budaya dan karakter di sekolah. Sehingga esensi dari sekolah sehat itu dapat dilakukan, baik kebersihan dan lingkungan sehat," tuturnya.
Baca Juga: Diduga Driver Ojol, Pria Tewas Mengambang di Kali PIK Penjaringan
Ia berharap dengan adanya kegiatan lomba ini bukan hanya menjadi seremonial, tetapi dapat menjadi keberlanjutan yang dapat dilakukan di sekolah untuk menjaga kesehatan dan kebersihan.
Dengan demikian, anak didik bukan hanya memiliki karakter tetapi juga memiliki mental yang sehat. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di UNL, 25 September 2026: Duel Perdana yang Sulit Diprediksi
- 2Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 3Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 4Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 5Prediksi Skor Andorra vs Malta di UNL, 24 September 2026: Mampukah Tim Tamu Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan?
- 6Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di UNL, 26 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit?
- 7Prediksi Skor Austria vs Israel di UNL, 25 September 2026: Tuan Rumah Bidik Awal dengan Kemenangan
- 8Prediksi Skor Hungaria vs Ukraina di UNL, 26 September 2026: Duel Ketat di Budapest
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!




