Jakarta

Gak Bahaya Ta? 9 Negara Ini Punya Senjata Nuklir Terbanyak di Dunia, Salah Satunya Israel

Sastra Yudha | 10 November 2023, 14:58 WIB
Gak Bahaya Ta? 9 Negara Ini Punya Senjata Nuklir Terbanyak di Dunia, Salah Satunya Israel

AKURAT JAKARTA - Belum lama ini, seorang menteri Israel dari partai ekstremis, Amichai Eliyahu, mengancam akan meledakkan bom nuklir di Gaza.

Dilansir dari Times of Israel pada Senin (6/11/2023), Menteri Warisan Budaya itu mengatakan: “ini adalah salah satu kemungkinannya.”

Namun, komentar tersebut langsung dibantah juru bicara Kantor Perdana Menteri (PM) Benjamin Netanyahu, dan menyebut bahwa Eliyahu bukanlah bagian dari kabinet keamanan yang terlibat dalam pengambilan keputusan di masa perang.

Bahkan, Benjamin Netanyahu langsung menon-aktifkan Amichai Eliyahu dari jabatan menteri.

Jubir Netanyahu menyebut, komentar tersebut tidak sesuai realita. Menurutnya, Israel tidak akan membunuh orang-orang yang tidak bersalah.

Baca Juga: Daftar Konser Gratis di Jabodetabek Sabtu 11 November, Ada The Changcuters, Feel Koplo, RAN, hingga OKAAY

Perlu diketahui, ada sejumlah negara di dunia ini yang memiliki senjata nuklir. Padahal, senjata nuklir merupakan salah satu alat peledak yang paling mematikan dan memiliki kekuatan merusak (destruktif) paling parah.

Dikutip dari situs World Population Review, senjata nuklir mampu mengeluarkan daya ledak yang cukup besar, karena diukur dalam kilo ton (1.000 ton TNT), megaton (1.000.000 ton TNT), serta radiasi dan juga panas.

Senjata tersebut terbilang sebagai senjata yang paling mengerikan dan menakutkan di bumi, lantaran bisa menyebabkan banyak kematian, cedera, penyakit bahkan kehancuran.

Pada tahun 1986, terdapat sekitar 70.300 hulu ledak nuklir di seluruh dunia. Namun, pada awal tahun 2023, jumlah tersebut menurun hingga diperkirakan berjumlah 12.500 yang dimiliki oleh sembilan negara.

Baca Juga: 11 Fried Chicken Lokal yang Patut Dicoba, Sebab McDonald's dan KFC Terkena Boikot Produk Pro Israel

Dari jumlah perkiraan tersebut, sekitar 3.800 ditujukan untuk kepentingan strategis seperti hulu ledak bagi rudal antarbenua dan pesawat bomber.

Setiap negara pada umumnya tidak memberikan informasi jumlah presisi senjata nuklir yang dimiliki. Hal ini berhubungan dengan tingkat kerahasiaan informasi masing-masing negara.

Sampai sekarang ini, senjata nuklir baru pernah digunakan sebanyak dua kali dalam perang, yakni ketika akhir dari Perang Dunia II.

Pertama, Amerika Serikat menggunakan atau menjatuhkan bom nuklir, yaitu Little Boy di Hiroshima, Jepang, pada tanggal 6 Agustus 1945.

Kedua, bom Fat Man yang juga dijatuhkan oleh Amerika dan sekutunya di wilayah Nagasaki, Jepang, pada 9 Agustus 1945.

Baca Juga: Jumat Ceria Ditemani Konser Gratis Armada, Kerispatih hingga Marion Jola, Cek Lokasinya di Sini!

Untuk ledakan bom nuklir Little Boy ini diketahui mempunyai kekuatan ledakan sekitar 15 kiloton, yang mana bisa meratakan sebagian besar bangunan dengan radius seluas 1 mil.

Bahkan, gelombang kejut itu juga diikuti dengan adanya ledakan panas dengan suhu sekitar 6.000 derajat celsius, yang bisa menyulut dan membakar apapun.

Tak sampai situ, ledakan itu juga telah menghasilkan radiasi pengion yang cukup mematikan dan dampak radioaktif yang berkepanjangan.

Menurut laporan Pemerintah Jepang, pemboman Hiroshima tahun 1945 itu telah mengakibatkan 66.000 orang tewas dan 69.000 lainnya alami cedera.

Sementara bom di Nagasaki menyebabkan 39.000 orang tewas dan 25.000 lainnya cedera.

Baca Juga: Daftar Produk Israel yang Dijual di Indonesia, Jadi Target Boikot Internasional

Mengutip dari data ICAN (The International Campaign to Abolish Nuclear Weapons), berikut ini 9 negara yang diduga mempunyai senjata nuklir:

1. Rusia sebanyak 6.255
2. Amerika Serikat sebanyak 5.550
3. China sebanyak 410
4. Perancis sebanyak 290
5. Inggris sebanyak 225
6. Pakistan sebanyak 170
7. India sebanyak 164
8. Israel 90
9. korea utara 60

Masih dikutip dari laman milik ICAN, sejumlah senjata nuklir milik Amerika berada di negara lain seperti Turkiye, Jerman, Belanda, Italia, dan Belgia.

Adapun jumlah hulu ledak yang dimiliki Korea Utara dan Israel hingga kini belum terkonfirmasi. Namun, diperkirakan Korea Utara memiliki bahan fisil yang cukup untuk mengembangkan antara 40-60 senjata.

Sementara Israel memiliki bahan yang bisa mengembangkan hingga 200 senjata, dengan perkiraan negara ini sudah memiliki 90 hulu ledak nuklir.

Baca Juga: Warga Jakarta Merapat! Maritime Festival Save Our Sea Akan Digelar, Ada Slank Loh! Catat Jadwalnya

Gabungan 9 negara ini diperkirakan memiliki 12.500 senjata nuklir, sebagian besar jauh lebih kuat daripada senjata nuklir yang dijatuhkan di Hiroshima.

Kendati demikian, jumlah pasti senjata nuklir yang dimiliki masing-masing negara adalah rahasia nasional. Hal ini menyebabkan perkiraan senjata nuklir yang ada di dunia saat ini belum dapat dipastian secara signifikan. (*)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.