Jakarta

Mengejutkan! Presiden Amerika Akhirnya Akui Palestina Sebagai Solusi Dua Negara, Minta Israel Tinggalkan Jalur Gaza dan Tepi Barat

Sastra Yudha | 19 November 2023, 11:51 WIB
Mengejutkan! Presiden Amerika Akhirnya Akui Palestina Sebagai Solusi Dua Negara, Minta Israel Tinggalkan Jalur Gaza dan Tepi Barat

AKURAT JAKARTA - Entah karena desakan negara-negara Arab dan Muslim atau karena amunisi perangnya sudah mulai menipis. Secara mengejutkan, Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden akhirnya mengakui adanya negara Palestina.

Biden menyebut, dua negara merupakan solusi atas konflik berdarah yang terjadi selama ini. Dua negara yang dimaksud adalah Palestina dan Israel.

Diketahui, selama ini Amerika yang menjadi sekutu utama Israel, tak pernah mengakui adanya negara Palestina. Maka, pengakuan ini tentu sebuah kemajuan yang luar biasa.

Tak hanya itu. Biden juga mengatakan, pada akhirnya Palestina yang harus memerintah di Jalur Gaza dan Tepi Barat, setelah perang Israel-Hamas selesai. Karena itu, Israel harus meninggalkan dua kawasan tersebut.

Baca Juga: Warga Bandung dan Sekitarnya Ayo Merapat! Nonton Konser Dewa 19 Harga Tiketnya Cuma Rp 25 Ribu, Cek Tanggal dan Lokasinya di Sini

"Saat kita mengupayakan perdamaian, Gaza dan Tepi Barat harus dipersatukan kembali di bawah satu struktur pemerintahan, yang pada akhirnya di bawah otoritas Palestina, seiring kita semua berupaya menuju terwujudnya solusi dua negara," kata Biden dalam artikel opini di Washington Post dilansir Al-Arabiya, Minggu (19/11/2023).

Biden juga meminta serdadu Israel agar meninggalkan Gaza dan Tepi Barat, setelah perdamaian dengan Hamas tercapai.

"Tidak boleh ada pemindahan paksa warga Palestina dari Gaza, tidak boleh ada pendudukan kembali, tidak boleh ada pengepungan atau blokade, dan tidak boleh ada pengurangan wilayah," kata Biden.

Biden menggunakan kolom opini tersebut untuk menjawab pertanyaan tentang apa yang Amerika inginkan untuk Gaza dan Tepi Barat, setelah konflik dengan Hamas selesai.

Baca Juga: Siapa Abu Ubaidah yang Jadi Idola Anak Muda Zaman Now? Berikut Profil Pria Bertopeng yang Sering Nongol di Televisi Itu

Biden juga mengatakan, Amerika Serikat siap mengeluarkan larangan visa terhadap 'ekstremis' yang menyerang warga sipil di Tepi Barat.

"Saya tegaskan kepada para pemimpin Israel bahwa kekerasan ekstremis terhadap warga Palestina di Tepi Barat harus dihentikan, dan mereka yang melakukan kekerasan harus dimintai pertanggungjawaban," kata Biden.

Diketahui, kekerasan yang dilakukan pemukim Israel terhadap warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki Israel, telah meningkat sejak serangan Hamas pada 7 Oktober 2023.

Biden juga mengaku telah mempertelas sikapnya kepada Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu, bahwa solusi dua negara menjadi satu-satunya jawaban untuk menyelesaikan konflik Israel dan Palestina.

Biden juga mengingatkan Netanyahu bahwa pendudukan Jalur Gaza oleh Israel, akan menjadi kesalahan besar. Karena Biden yakin, pertempuran antara Israel dan Hamas di Jalur Gaza tak akan berakhir, hingga solusi dua negara terwujud.

Baca Juga: Stop Jangan Dibuang! Ini 8 Kandungan Nutrisi dan Manfaat Kulit Udang Bagi Tubuh Kita, Nomor 7 Bagus Banget

"Saya bukan peramal, saya tidak bisa memberitahu Anda berapa lama hal ini akan berlangsung. Namun saya bisa memberitahu Anda, saya rasa hal ini tidak akan berakhir sampai ada solusi dua negara," ucap Biden, seperti dilansir Al Arabiya dan USA Today, Kamis (16/11/2023).

"Saya telah memperjelas kepada Israel bahwa menurut saya, akan menjadi kesalahan besar jika mereka berpikir untuk menduduki Gaza dan mengendalikan Gaza. Saya pikir itu tidak akan pernah berhasil," tegasnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.