Jakarta

Tanggapi Protes Inul Daratista, Sandiaga Uno: Kami Tidak Akan Mematikan Industri Parekraf...

Sastra Yudha | 15 Januari 2024, 22:15 WIB
Tanggapi Protes Inul Daratista, Sandiaga Uno: Kami Tidak Akan Mematikan Industri Parekraf...

AKURAT JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menanggapi protes yang disampaikan Inul Daratista soal pajak hiburan yang direncanakan naik hingga 75 persen.

Sandiaga menyampaikan terima kasih kepada Inul dan masyarakat lain atas aspirasi yang disampaikan.

Menurutnya, pelaku usaha tidak perlu khawatir. Pasalnya, aturan tersebut masih dalam judicial review atau tahap pengujian.

Di sisi lain, pemerintah memastikan pihaknya tidak ingin mematikan usaha rakyat.

Sebaliknya, seluruh kebijakan yang dikeluarkan ini bertujuan memberdayakan dan memberikan kesejahteraan bagi para pelaku usaha.

Baca Juga: GRATIS! Konser Gempur Rokok Ilegal Bersama Kotak dan Aftershine di Pantai Pasir Kencana Pekalongan, Cek Tanggalnya di Sini

Terlebih, sektor yang baru bangkit pascapandemi ini mampu membuka kesempatan bagi lebih dari 40 juta lapangan kerja.

Nantinya, seluruh kebijakan, termasuk pajak hiburan, akan disesuaikan untuk memperkuat dan menciptakan lebih banyak peluang di sektor industri kreatif.

"Kami tidak akan mematikan industri parekraf karena industri ini baru saja bangkit pascapandemi dan membuka 40 juta lebih lapangan kerja," tulisnya pada unggahan media sosial @sandiuno.

Bersama dengan itu, Sandiaga juga mengungkapkan bahwa pihaknya menerima masukan dari pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif, sebelum memutuskan soal kenaikan pajak hiburan.

Baca Juga: Asli Ponorogo Merapat! Festival Musik di Stadion Batoro Katong Akhir Pekan ini, Menampilkan TIPE-X hingga Nareswara

"Kami akan terus berjuang untuk kesejahteraan pelaku parekraf, untuk terciptanya lapangan pekerjaan, dan kami pastikan tidak akan mematikan industri parekraf yang sudah bangkit ini," pungkasnya.

Sebelumnya penyanyi dangdut, Inul Daratista, memprotes kebijakan Pemerintah yang menaikkan pajak hiburan sebesar 40 hingga 75 persen.

Inul Daratista berpendapat kenaikan drastis pajak hiburan berpotensi mematikan bisnis karaoke.

"Memajukan UMKM sih oke. Tapi, jagan membunuh pengusaha yang berusaha hidup untuk manusia-manusia yang hidupnya bergantung juga sama kita," kata Inul Daratista di Instagram, Kamis (11/1/2024).

Inul Daratista mempertanyakan hitung-hitungan Pemerintah dalam menentukan kenaikan pajak hiburan.

Baca Juga: Asyik! Lebaran Fair 2024 Bakal Digelar di JIExpo Kemayoran, Cek Tanggalnya dan Rangkaian Acaranya di Sini

Inul Daratista pun meminta kepada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, untuk sesekali datang ke tempat karaoke melihat kondisi lapangan.

"Sekali-kali datang coba ke karaoke. Wajar apa tidak ini, mohon yang baca paham. Sama dengan cariin duit Pemerintah. Lah mati-matian kerja, untung juga belum tentu gede, pajaknya bikin mampus. Saya mewakili asosiasi pengusaha karaoke se-Indonesia, selaku Pembina APERKI," tegas Inul.

Sebagai pengusaha karaoke, Inul mengaku kenaikan pajak 40 hingga 75 persen sangat memukul bisnisnya yang baru menggeliat dari hantaman badai Covid-19.

"Karyawanku loh sekarang sudah turun jadi 5000 orang. Sekarang sudah turun jauh dari 9000 sebelum Covid. Baru buka umur baru 1 tahun setengah blom juga untung, wis denger berita pajak hiburan naik 40-75%, mabuk tah iki," beber Inul.

Baca Juga: Kabar Gembira Buat Lulusan SMA/SMK/MA, Lion Air Group Gelar Pendidikan dan Pelatihan Gratis untuk Jadi Pramugari, Simak Syaratnya di Sini

Inul menyatakan apabila pajak hiburan sebesar 20 persen masih wajar.

"Coba pajak hiburan cuma 20% masih wajar. Kita pengusaha hiburan juga bisa nafas. Bayar royalti, bayar mantainance dan lain-lain, sewa tempat apa semua gak dipikirin tah," jelas Inul. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.