Dipercaya Bisa Turunkan Gula Darah, Ternyata Biji Chia Justru Tidak Boleh Dikonsumsi Barengan Dengan Obat Diabetes

AKURAT JAKARTA - Biji chia ering kita jumpai di berbagai makanan dan dipercaya dapat menurunkan gula darah. Namun rupanya biji chia justru tidak boleh dimakan saat sedang mengkonsumsi obet diabetes seperti insulin.
Meskipun ukurannya kecil, biji chia memiliki kandungan nutrisi yang kaya. Biji chia memberikan tambahan vitamin, mineral, lemak sehat, dan serat pada makanan apa pun yang dipadukan dengannya.
Biki chia biasanya dicampurkan kedalam smoothie , panekuk, oatmeal dan masih banyak lagi.
Hal ini karena chia menyediakan sumber asam lemak tak jenuh ganda yang baik dari tumbuhan, termasuk asam lemak omega-3 , yang dapat membantu menurunkan tekanan darah, memperbaiki kadar kolesterol, dan meredakan peradangan, di antara banyak manfaat lainnya.
Biji chia juga merupakan sumber antioksidan yang baik, yang melindungi dari kerusakan sel yang terkait dengan penyakit kronis.
Biji chia juga mengandung banyak serat larut dan membentuk zat seperti gel saat bersentuhan dengan cairan.
Diketahui 1 ons biji chia mengandung 10 gram sera jadi tak heran jika biji chia dapat membantu meningkatkan rasa kenyang, menurunkan kolesterol LDL dan meningkatkan keteraturan.
Baca Juga: 6 Manfaat Apel untuk Kesehatan Jantung, Buah dengan Antioksidan Tinggi
Meskipun bermanfaat bagi Anda, biji chia juga dapat berinteraksi dengan obat-obatan tertentu, yang memengaruhi potensi dan efektivitasnya.
Berikut interaksi biji chia dengan beberapa obat yang perlu Anda waspadai dikutip dari Eating Well:
1. Obat Tekanan Darah
Antioksidan dan peptida yang ditemukan dalam biji chia dapat membantu bertindak seperti penghambat ACE alami (kelas umum obat penurun tekanan darah) untuk menurunkan tekanan darah dan meningkatkan kesehatan jantung.
Itu merupakan keuntungan tersendiri, tetapi memakan biji chia saat mengonsumsi obat antihipertensi dapat menurunkan tekanan darah Anda lebih dari yang diharapkan.
Baca Juga: 4 Manfaat Buah Pir untuk Kesehatan, Baik untuk Jantung dan Pencernaan
2. Obat Antikoagulan dan Antiplatelet
Biji chia mungkin memiliki sifat antiplatelet, yang mencegah gumpalan memasuki aliran darah.
Kabar baik untuk mengurangi risiko serangan jantung dan stroke, tetapi ini bisa jadi terlalu berlebihan jika Anda juga sedang dirawat dengan pengencer darah, yang dapat meningkatkan risiko pendarahan.
"Jika Anda mengonsumsi antikoagulan atau antiplatelet, berhati-hatilah," kata apoteker Ronald Smith, Pharm.D., RPh .
3. Obat Diabetes
Biji chia merupakan pilihan yang cerdas jika Anda ingin mengelola kadar gula darah , karena seratnya membantu memperlambat pencernaan.
Ada bukti bahwa chia dapat membantu mengurangi kenaikan gula darah yang terjadi setelah makan, dan biji chia juga berpotensi digunakan dalam pengobatan diabetes karena sifat antioksidan dan antiinflamasinya.
Namun, jika Anda mengonsumsi obat untuk mengobati diabetes, seperti insulin, perhatikan bagaimana gula darah Anda bereaksi terhadap makanan dan camilan yang mengandung chia, karena chia dapat menurunkan gula darah Anda terlalu banyak.
Baca Juga: Ladies Wajib Tahu! Ini 7 Manfaat Tomat untuk Kecantikan, Bisa Bikin Kulit Glowing
"Jika Anda baru pertama kali mengonsumsi biji chia dan sedang menjalani terapi insulin, konsultasikan dengan dokter Anda, karena Anda mungkin perlu menyesuaikan dosis," kata Robert Graham, MD, MPH , seorang dokter spesialis penyakit dalam dan integratif bersertifikat dan pendiri Fresh Medicine.
Efek Biji Chia pada Penyerapan Obat
Secara keseluruhan, karena biji chia memiliki potensi untuk menurunkan tekanan darah, antiplatelet, dan menurunkan kadar gula darah, mungkin ada efek aditif antara chia dan obat-obatan yang mengobati kondisi ini.
Dengan kata lain, tekanan darah atau kadar gula darah Anda mungkin turun terlalu rendah saat Anda menggabungkan keduanya.
Baca Juga: Ini Manfaat Biji Buah Salak yang Ternyata Baik untuk Kesehatan Tubuh, Sumber Antioksidan
Dalam hal penyerapan obat, penting untuk diingat bahwa chia mengandung serat yang sangat tinggi. Dalam beberapa kasus, Anda mungkin memperoleh lebih banyak serat dari mengonsumsi chia daripada dari mengonsumsi satu porsi suplemen serat , tergantung pada seberapa banyak chia yang Anda konsumsi.
Dan serat dapat memperlambat penyerapan obat-obatan tertentu. Jika Anda rutin mengonsumsi banyak chia, tanyakan kepada dokter apakah Anda harus memberi jarak antara waktu makan chia dan minum obat. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Aston Villa vs Brentford di Premier League, 10 Oktober 2026: Rekor Tak Terkalahkan The Bees Diuji Unai Emery
- 2Prediksi Skor Sunderland vs Brighton di Premier League, 10 Oktober 2026: Akankah Peforma Apik The Seagulls Tambah Derita Tuan Rumah?
- 3Prediksi Skor Hoffenheim vs Hamburger SV di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Dua Tim yang Terluka
- 4Prediksi Skor Ipswich Town vs Fulham di Premier League, Sabtu 10 Oktober 2026: Mampukah The Tractor Boys Memutus Rekor Buruk?
- 5Prediksi Skor Mainz 05 vs Bayer Leverkusen di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Duel Sengit di Mewa Arena
- 6Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Athletic Bilbao di La Liga, 10 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Rekor Buruk?
- 7Prediksi Skor Genoa vs Fiorentina di Serie A, 10 Oktober 2026: Mampukah Rossoblu Mengakhiri Tren Buruk di Kandang?
- 8Prediksi Skor Augsburg vs Bayern Munich di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Akankah Tuan Rumah kembali Kejutkan Die Roten?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






