13 Korban Banjir Bandang Ternate Meninggal Dunia, 6 Belum Ditemuakn, Evakuas Dilanjutkan Pagi Ini

AKURAT JAKARTA - Sebanyak 13 korban banjir bandang yang melanda Kelurahan Rua, Kota Ternate, meninggal dunia. Selain itu, enam korban masih belum diketemukan.
Kepala Basarnas Kota Ternate, Maluku Utara, Fathur Rachman mengatakan,, guna mempercepat proses pencarian, alat berat seperti ekskavator sudah turunkan.
"Namun, kendalanya cuaca masih hujan dan material longsor kebanyakan lumpur dan pasir, sehingga agak sulit untuk menuju ke titik-titik pencarian," ujarnya, Minggu (25/8/2024).
Baca Juga: Jangan Panik, Ini Langkah-langkah yang Harus Diambil Ketika Terinfeksi Monkeypox atau Cacar Monyet
Fathur menjelaskan, langkah prioritas Basarnas adalah membantu korban yang mengalami luka-luka sesegera mungkin mendapatkan pertolongan medis dengan membawa ke Rumah Sakit.
"Di RSUD sebanyak 6 orang, di RS swasta ada satu orang dan di RS TNI saat ini. Total ada 8 orang dalam keadaan selamat yang sedang dalam perawatan," katanya.
Fokus Basarnas, menurutnya, adalah proses evakuasi. Evakuasi akan dilakukan selama masa Tanggap Darurat.
Baca Juga: Ide Bekal Anak Sekolah, Resep Cimol Kentang Nikmat Sebagai Pengganti Nasi
Jika melihat periode Tanggap Darurat yang ditetapkan Pemerintah Daerah adalah selama 14 hari.
"Pukul 19.30 WIT malam ini proses evakuasi dihentikan sementara karena faktor cuaca dan visibility (jarak pandang) karena kondisi malam hari dan besok pagi Senin, (26/8) pada pukul 07.00 WIT akan dilanjutkan kembali," ucapnya.
Dikabarkan sebelumnya, Pemerintah Kota Ternate, Maluku Utara (Malut) menetapkan status tanggap darurat bencana banjir bandang di Kelurahan Rua, Kecamatan Pulau Ternate, Kota Ternate selama dua pekan ke depan.
Baca Juga: 6 Minuman Pagi Hari yang Ampuh Bakar Lemat di Perut
Pemkot Ternate telah melakukan evakuasi terhadap korban banjir bandang dan akan terus fokus melakukan evakuasi.
Di samping itu juga akan mengecek secara pasti nama-nama korban agar datanya tidak simpang siur dan melalui satu pintu di posko tanggap darurat.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ternate telah mengerahkan Tim Reaksi Cepat untuk mengevakuasi korban dan mengkaji dampak bencana.
Selain itu juga berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Maluku Utara untuk mempercepat penanganan di lapangan.
Kebutuhan mendesak di lokasi terdampak meliputi tenda pengungsi, light tower, selimut, matras, terpal, kasur lipat, dan sembako.
Tim di lapangan juga tengah mendata lebih lanjut untuk memastikan jumlah korban terdampak dan kerusakan yang terjadi.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di UNL, 25 September 2026: Duel Perdana yang Sulit Diprediksi
- 2Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 3Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 4Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 5Prediksi Skor Andorra vs Malta di UNL, 24 September 2026: Mampukah Tim Tamu Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan?
- 6Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di UNL, 26 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit?
- 7Prediksi Skor Austria vs Israel di UNL, 25 September 2026: Tuan Rumah Bidik Awal dengan Kemenangan
- 8Prediksi Skor Hungaria vs Ukraina di UNL, 26 September 2026: Duel Ketat di Budapest
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







