Jakarta

Pemprov DKI Tanam Pohon dan Tebar Benih Ikan Nila di Waduk Batu Bangkong, Heru Budi Harap Wujudkan Jakarta Kota Bertahanan

Yasmina Nuha | 26 Agustus 2024, 16:18 WIB
Pemprov DKI Tanam Pohon dan Tebar Benih Ikan Nila di Waduk Batu Bangkong, Heru Budi Harap Wujudkan Jakarta Kota Bertahanan

 

AKURAT JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menanam 200 pohon pelindung dan 50 pohon buah-buahan, serta menebar 10.000 benih ikan nila di Waduk Batu Bangkong, Cipayung, Jakarta Timur, pada Senin (26/8).

Acara ini dihadiri Penjabat (Pj.) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono yang didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Provinsi DKI Jakarta Suharini Eliawati, dan Plt. Kepala Dinas Sumber Daya Air Provinsi DKI Jakarta Ika Agustin Ningrum, dan Wali Kota Jakarta Timur M. Anwar.

Heru mengatakan, kegiatan ini dilakukan dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan dan pelestarian lingkungan bagi kota Jakarta sebagai kota berketahanan.

Baca Juga: Gelar Uji Coba Ketiga Makan Bergizi Gratis di SDN 04 Cipayung, Pemprov DKI Terus Cari Formulasi Ideal untuk Lauknya

"Upaya ini juga untuk menjadikan Jakarta sebagai kota berketahanan. Hal ini karena waduk memiliki potensi untuk dimanfaatkan sebagai sumber penghasil pangan, menampung limpahan air hujan, dan tempat rekreasi," ujar Heru.

Selain itu, lanjutnya, penanaman pohon dan penebaran benih ikan akan dilakukan di beberapa waduk yang tersebar di seluruh wilayah Jakarta.

"Di beberapa wilayah, rekreasi berbasis waduk mampu menumbuhkan perekonomian masyarakat sekitar," katanya.

Baca Juga: Buntut Dugaan Kasus Penistaan Agama Wanda Hara yang Datang ke Kajian Pakai Cadar, Nagita Slavina hingga Shahnaz Shadiq akan Diperiksa Polda Metro Jaya

Pj. Gubernur Heru juga berharap agar seluruh elemen yang terlibat, termasuk masyarakat, turut menjaga kelestarian Waduk Batu Bangkong, sehingga manfaat fasilitas yang telah disediakan dapat dirasakan secara maksimal dan berkelanjutan.

"Saya titip ke Pak Camat, Pak Lurah, Pak RT, Pak RW, agar ini dijaga sama-sama, dirawat. Tidak hanya Pemprov saja yang merawat, tapi warga wajib merawat untuk menjaga kebersihan," katanya.

"Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu kegiatan ini, semoga dapat memberikan manfaat sebanyak - banyaknya bagi masyarakat," imbuhnya.

Baca Juga: Cocok Tanggal Tua Resep Pepes Tahu, Bikinnya Gampang Gak Pakai Ribet Modal Rice Cooker

Sementara itu, Kepala Dinas KPKP Provinsi DKI Jakarta Suharini Eliawati menjelaskan, pemanfaatan waduk sebagai tempat ikan nanti diharapkan dapat dipanen dan menjadi sumber protein hewani untuk pemenuhan gizi masyarakat setempat.

"Sementara lahan sekitar waduk dapat ditanami pohon pelindung, pohon produktif, dan tanaman pangan, seperti sayuran dan palawija," ujar Suhairini.

Ia menjelaskan, pohon pelindung berfungsi menjaga kelestarian lingkungan dan menyimpan air tanah, pohon produktif untuk dimanfaatkan buahnya, sementara sayuran dan tanaman palawija (talas, kacang tanah, jagung, dan lain-lain) sebagai sumber pangan lokal.

Kemudian, Plt. Kepala Dinas SDA Provinsi DKI Jakarta Ika Agustin menerangkan, di Jakarta terdapat sekitar 125 waduk dengan luas lebih dari 600 hektare yang bisa dimanfaatkan.

"Jika waduk-waduk tersebut dimanfaatkan untuk budidaya ikan air tawar, hasilnya dapat membantu memenuhi kebutuhan ikan masyarakat sekitar," katanya.

Ia mengatakan, bibit ikan dapat dipenuhi dari Dinas KPKP, sementara tugas masyarakat adalah turut menjaga kebersihan waduk agar kualitas air tetap terjaga, sehingga budidaya ikan dapat berkelanjutan.

"Harapannya, lahan yang tersedia dapat dimaksimalkan pemanfaatannya dengan melibatkan berbagai pihak, agar hasilnya bisa menjangkau masyarakat yang lebih luas," pungkasnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yasmina Nuha
Y