Disdik DKI Tetapkan 2.090 Sekolah Swasta Masuk Program Sekolah Gratis, Masih Buka Peluang Pendaftar Baru, Ini Syaratnya

AKURAT JAKARTA - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta Budi Awaluddin mengungkapkan bahwa terdapat 2.090 sekolah swasta yang termasuk dalam progran sekolah swasta gratis.
Namun, ia menjelaskan bahwa pihaknya masih membuka kesempatan kepada para sekolah swasta lain yang masih ingin bergabung dalam program ini.
"Ya sekitar 2.090. tapi nanti kita tawarkan ya para sekolah-sekolah, apakah mereka tentunya mau bergabung atau tidak," kata Budi di SDN 04 Cipayung, Jakarta Timur, Senin (26/8/2024).
Terkait syarat sekolah swasta terpilih, ia menjelaskan bahwa sekolah swasta yang tidak termasuk program ini merupakan sekolah yang tidak menerima dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) oleh pemerintah.
Baca Juga: Jadi Menantu Presiden, Erina Gudono Mengingatkan Netizen Pada Sosok Gu Jun Pyo, Ada Apa?
"Ya jadi kan sekolah swasta itu kan 2.585. Mereka yang tidak menerima dana BOS itu ada 495. Nah, bagi mereka yang tidak menerima dana BOS, ya itu berarti mereka memang sudah mampu sendiri," katanya.
"Nah dibawah itulah kita sebut grade 1,2,3 nah itulah kita ikut sertakan," imbuhnya.
Ia mengatakan, terdapat sekitar 286.000 siswa yang termasuk dalam program sekolah swasta gratis yang berasal dari tiap jenjang, baik SD, SMP, maupun SMA/SMK.
"Kalo eksisting saat ini kan jumlahnya ada hampir 286.000-an, kalau eksisting saat ini sekolah swasta. Nah itu sebanyak itu ya," ungkapnya.
Namun, ia menjelaskan pihaknya masih mengkaji syarat siswa sekolah swasta yang termasuk ke dalam program sekolah swasta gratis.
"Jadi apakah yang enggak masuk sekolah negeri baru yang tidak mampu yg terdata di DTKS, masuklah di sekolah swasta yg memang gratis nanti. Nah kita masukan mereka masuk ke situ," tuturnya.
Sebelumnya, Komisi E DPRD DKI Jakarta bersama Dinas Pendidikan menandatangani kesepakatan kerja sama atau memorandum of understanding (MoU) sekolah swasta gratis mulai 2025, di gedung DPRD DKI Jakarta, Jumat (23/8).
Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta Iman Satria mengatakan, MoU merupakan tahap awal sebagai landasan hukum perjanjian kedua belah pihak untuk merealisasikan sekolah swasta gratis di Jakarta.
Meski demikian, Iman mengakui, kesepakatan tersebut belum sempurna. Namun setidaknya Komisi E dan Dinas Pendidikan telah turun langsung untuk berkomitmen.
“Kita akan laksanakan ini di tahun 2025. Perbaikan-perbaikan akan terus kita lakukan, tahapan-tahapan juga sudah kita siapkan. Misalnya apa yang akan dikerjakan oleh Bapemperda nanti,” ujar Iman. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Deportivo Alaves vs Valencia di La Liga, 16 September 2026: Ujian Berat Tim Juru Kunci di Mendizorroza
- 2Prediksi Skor Villarreal vs Real Betis di La Liga, 15 September 2026: Mampukah El Submaniro Amarillo Bangkit dan Raih Kemenangan Perdana?
- 3Prediksi Skor West Ham vs Fulham di Carabao Cup, 16 September 2026: Mampukah The Hammers Lanjutkan Tren Positif?
- 4Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia, 15 September 2026: Mampukah Grifone Hentikan Tren Buruk?
- 5Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di La Liga, 16 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Krisis Pertahanan?
- 6Prediksi Skor Como vs Parma di Serie A, 14 September 2026: Mampukah Tim Asuhan Cesc Fabregas Lanjutkan Tren Positif?
- 7Prediksi Skor Leeds United vs Newcastle United di Premier League, 15 September 2026: Mampukah The Whites Hentikan Rekor The Magpies?
- 8Prediksi Skor Torino vs AS Roma di Serie A, 14 September 2026: Mampukah Toro Menghentikan Laju Giallorossi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!




