Jakarta

Sepanjang Tahun 2024 Dinsos DKI Jakarta Sudah Menjangkau 4.521 PPKS, Terbanyak Gelandangan dan Orang Telantar

Yasmina Nuha | 26 September 2024, 21:44 WIB
Sepanjang Tahun 2024 Dinsos DKI Jakarta Sudah Menjangkau 4.521 PPKS, Terbanyak Gelandangan dan Orang Telantar

AKURAT JAKARTA - Dinas Sosial (Dinsos) DKI Jakarta secara rutin melakukan monitoring wilayah dan juga melakukan penghalauan serta penjangkauan terhadap Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) di Jakarta.

Kepala Dinsos DKI Jakarta, Premi Lasari, mengatakan bahwa melalui Satgas P3S (Pelayanan, Pengawasan dan Pengendalian Sosial) dan Suku Dinsos 5 wilayah telah menjangkau 4.521 PPKS dari awal 2024 hingga saat ini.

"Terdata sejak Januari sampai bulan Agustus 2024, Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta telah menjangkau 4.521 PPKS," ujar Premi dalam keterangannya, Kamis (26/9/2024).

Baca Juga: Pernah Bermasalah Saat Pemilu dan Pilpres, Aplikasi Sirekap Bakal Digunakan Lagi di Pilkada 2024, Begini Tanggapan Cagub Ridwan Kamil

Ia menjelaskan, terdapat tiga golongan PPKS yang terbanyak dijangkau oleh pihaknya, yaitu: gelandangan, orang telantar, dan orang dalam gangguan jiwa (ODGJ)

"Adapun PPKS terbanyak yang dijangkau adalah Gelandangan sebanyak 1.080, orang terlantar sebanyak 742 dan ODGJ sebanyak 585 orang," katanya.

Tak hanya itu, Premi juga menjelaskan bahwa baru-baru ini pihaknya melalui Satgas P3S membantu seorang Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) yang menjadi pengemis dengan berpura-pura memiliki kaki buntung, Selasa (25/9/2024).

Hal ini bermula pada Minggu 22 September 2024, Satgas P3S Suku Dinas Sosial Kota Administrasi Jakarta Timur mendapati seorang pengemis di depan rumah makan di Jl. Hj. Naman, Duren Sawit, Jakarta Timur pada pukul 21.00 WIB.

"Awalnya pengemis tersebut mengaku kakinya buntung. Namun setelah dilakukan asesmen oleh petugas, pengemis tersebut mengaku bahwa hal itu hanya modus belaka. Kaki pengemis tersebut tidak buntung, melainkan dilipat di dalam celana yang digunakan berlapis," ujarnya.

Setelah mengetahui hal tersebut, lanjut Premi, petugas pun langsung meminta pengemis tersebut untuk memperlihatkan kakinya dan memang benar ternyata kakinya sehat, tidak buntung.

Baca Juga: Identifikasi Selesai! Berikut Nama dan Alamat Lengkap 7 Mayat yang Ditemukan Mengapung di Kali Bekasi, Rata-rata Berusia 15 Tahun

"Ia mengaku melakukan aksinya dengan mencontoh pengemis serupa dari sebuah channel di Youtube,” katanya.

Ia pun menjelaskan, berdasarkan Pergub nomor 169 Tahun 2014 tentang Pola Penanganan PMKS, maka Petugas P3S melakukan penjangkauan dengan membawa pengemis tersebut untuk didata dan diberikan pembinaan dasar di Panti Sosial Bina Insan (PSBI) Bangun Daya 2 Cipayung, Jakarta Timur.

"Saat ini, pengemis yang diketahui bernama Bowo Santoso (43) asal Surabaya sudah dirujuk ke Panti Sosial Bina Insan (PSBI) Bangun Daya 2 Cipayung, Jakarta Timur untuk diberikan layanan dan bimbingan sosial lebih lanjut," tukasnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.