Jakarta

Apresiasi Program Rumah Vertikal di Jakarta, Menteri AHY Berharap Dapat Menginspirasi Daerah Lain Dalam Menangani Kawasan Kumuh

Yasmina Nuha | 27 September 2024, 21:47 WIB
Apresiasi Program Rumah Vertikal di Jakarta, Menteri AHY Berharap Dapat Menginspirasi Daerah Lain Dalam Menangani Kawasan Kumuh

AKURAT JAKARTA - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengunjungi program perbaikan rumah konsolidasi tanah vertikal (KTV) kedua di Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta Pusat, pada Jumat (27/9/2024).

Dalam kunjungannya, AHY mengatakan bahwa program konsolidasi tanah vertikal ini termasuk program perbaikan rumah yang terkategori kumuh.

Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat itu mengaku, telah melihat kondisi bangunan rumah tersebut sebelum direvitalisasi, yang terlihat kumuh dan memprihatinkan.

Baca Juga: Bentuk Program Sahabat Lansia di Jakarta, Ridwan Kamil Harap Anak Sekolah Tingkatkan Rasa Humanis

"Kalau tadi kita lihat foto sebelum diperbaiki seperti ini memang sangat merisaukan hati kita. Tapi inilah permasalahan dan tantangan yang dihadapi oleh Jakarta dan kota-kota besar, kota-kota padat penduduk lainnya," ujar AHY.

Ia juga menjelaskan, awalnya bangunan ini hanya satu petak dengan 11 Kepala Keluarga serta tidak ada kamar mandinya dengan kondisinya yang jauh dari kata sehat.

"Melalui partisipasi semua, hunian ini dapat berubah wajahnya menjadi sebuah rumah susun, menjadi sebuah hunian yang layak, namanya Cinta Damai. Ada empat tingkat, tingkat pertama untuk social activities, untuk umum, termasuk bisa berjualan," terangnya.

Untuk itu, ia pun mengucapkan selamat dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerjasama dalam melakukan perbaikan rumah KTV ini agar menjadi tempat tinggal yang layak huni.

"Sehingga, saya mengucapkan selamat dan terima kasih yang tak terhingga kepada semua pihak, baik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta maupun Yayasan Buddha Tzu Chi, yang telah berkolaborasi untuk membuat warga yang ada di sini tinggal lebih baik lagi," jelasnya.

Baca Juga: Kakak Nikita Mirzani Minta Pada Publik Untuk Tak Panggil Keponakannya Loly: Tolong Panggil Laura

Lebih lanjut, ia menjelaskan, hunian ini terdiri dari 12 unit dengan setiap unit memilik ruang tidur, dapur, toilet, dan balkon.

Selain unit hunian yang berada di lantai 2, 3 dan 4, bangunan ini juga dilengkapi dengan sarana dan prasarana pendukung yang berada di lantai 1.

"Berupa 2 unit kios, 1 unit toilet, area parkir motor, 1 unit hunian yang dapat dimanfaatkan bagi lansia atau unit perawatan, serta ruang terbuka yang dapat dimanfaatkan warga untuk area berkumpul," terangnya.

Terakhir, AHY pun berharap agar program yang pertama kali dimulai di kawasan Palmerah, Jakarta Barat, ini dapat menginspirasi di tempat lain.

Baca Juga: Akhir Pekan Mau Kemana? Berikut 10 Konser Gratis yang Digelar di Jakarta pada 27-29 September 2024, Cek Detil Waktunya

"Mudah-mudahan bisa menginspirasi di tempat-tempat yang lainnya. Dan tentunya dengan ini kita harapkan bisa sedikit mengurangi permasalahan backlog rumah-rumah hunian dan juga kekumuhan kepadatan warga yang dihadapi sehari-hari," tukasnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.