Jakarta

Tak Masuk Kabinet Prabowo, Pengamat Nilai Suswono Akan Kembali Jadi Pimpinan PKS Usai Pilkada Berakhir

Yasmina Nuha | 15 Desember 2024, 10:42 WIB
Tak Masuk Kabinet Prabowo, Pengamat Nilai Suswono Akan Kembali Jadi Pimpinan PKS Usai Pilkada Berakhir

AKURAT JAKARTA - Pengamat politik Citra Institute, Efriza menanggapi terkait arah politik dan jabatan yang diambil calon Wakil Gubernur Jakarta nomor urut 1, Suswono usai tidak terpilih dalam Pilkada Jakarta.

Efriza beranggapan, Suswono kemungkinan tidak akan diakomodir oleh Presiden Prabowo untuk masuk dalam kabinet pemerintahannya karena berbagai faktor.

Namun, ia yakin Suswono dapat kembali menjadi pimpinan kader PKS sebagai Ketua Majelis Pertimbangan Pusat dan terus berkontribusi dalam partainya.

Baca Juga: Banjir Saat Hari Kerja, DPRD Jakarta Dukung Pemprov Terbitkan Imbauan WFH Bagi Pekerja

"Ia bisa diakomodir oleh PKS sebagai elite berpengaruh di partai. Suswono akan lebih dikedepankan oleh partainya," kata Efriza kepada Akurat Jakarta, Sabtu (14/12/2024).

Ia menilai, Suswono masih terdapat kemungkinan diakomodir oleh Prabowo untuk masuk dalam pemerintahannya, namun tidak akan berlangsung cepat.

"Jadi andai saja ia diakomodir oleh Prabowo rasanya tidak akan amat cepat. Memungkinkan ia sebagai duta besar jika ingin dirangkul oleh prabowo di pemerintahan," katanya.

Baca Juga: Kemana Arah Politik dan Jabatan Ridwan Kamil Usai Pilkada Jakarta? Begini Pandangan dari Pengamat Politik

Ia menjelaskan, PKS akan menyelamatkan karir politik Suswono, sebab baru Suswono semata yang menyebabkan PKS di lirik dalam kancah politik lokal utamanya diperhitungkan oleh partai-partai lain.

"Jadi ia akan dimasukkan kembali dalam jajaran pimpinan pengurus PKS, sebab ia amat besar kontribusinya membuat PKS diperhitungkan," ujarnya.

Sebelumnya, Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut 1, Ridwan Kamil menyampaikan, meski dirinya mengakui hasil Pilkada Jakarta, dirinya bersama calon wakil gubernurnya, Suswono akan terus mengabdi kepada bangsa dan negara.

"Bagi kami berdua (Ridwan Kamil-Suswono) tidak ada kata akhir dalam pengabdian kepada bangsa dan negara," ujar Bang Emil, sapaan akrabnya kepada wartawan di Kantor DPD Golkar Jakarta, Jakarta Pusat, Jumat (13/12/2024).

Mantan Gubernur Jawa Barat itu mengatakan, mereka akan terus mengisi ruang-ruang pengabdian untuk bangsa dan negara dengan tujuan terus memberikan sebanyak-banyaknya manfaat kepada masyarakat.

"Masing-masing dari kami selalu punya cita-cita, rasa pengabdian, dan akan selalu berada di ruang-ruang itu, dalam bentuk apapun. Karena pintu mengabdi kepada bangsa dan negara itu banyak,” tuturnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yasmina Nuha
Y