Ubah Pesisir Utara Jakarta Jadi Kawasan Ekonomi Khusus, Ketua DPRD DKI Tegaskan Sektor Pariwisata dan Bisnis yang Mudah dan Murah

AKURAT JAKARTA - Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin mengatakan, rencananya kawasan pesisir utara akan diubah menjadi kawasan pariwisata dan bisnis yang mudah dan murah.
Khoirudin menginginkan, pengembangan wilayah tersebut dilakukan sebagai salah satu proyek strategis yang akan mendukung transformasi Jakarta sebagai kota global.
Nantinya, di pesisir utara akan dibangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang dapat menarik investasi dan mempermudah aktivitas ekonomi masyarakat.
"Ada KEK yang di dalamnya ada aktivitas ekonomi yang sangat mudah dan murah. Harapan kita menjadi tempat belanja yang nyaman dan kompetitif bagi warga Jakarta dan warga Asia Tenggara, di Jakarta Utara," ujar Khoirudin dalam keterangannya, Sabtu (4/1/2024).
Khoirudin pun menyambut positif visi Jakarta menjadi kota global yang sejajar dengan kota-kota besar dunia.
Ia juga mengatakan, seiring usia Jakarta yang menuju 500 tahun, Jakarta memang sudah layak menjadi kota global dan kota bisnis.
"Memang sudah selayaknya Jakarta menjadi kota global dan ini sudah kita sambut seiring dengan Jakarta menjadi kota yang sudah berusia lima abad," katanya.
Menurutnya, visi Jakarta menjadi kota global ini sudah sejalan dengan Peraturan Daerah (Perda) Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) dan Perda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).
"Kita sambut dengan dua perda kita. Perda RPJPD, rencana pembangunan jangka panjang daerah dan Perda Tata Ruang sudah kita ketok palu yang ruhnya adalah Jakarta sebagai kota global. Kota yang sejajar dengan kota besar di dunia juga kota bisnis," terangnya.
Ia menegaskan, transformasi Jakarta menuju kota global bukan hanya soal regulasi, namun juga membutuhkan kesiapan masyarakat.
Selain itu ia juga menerangkan, sebagai kota besar, indeks kota global pun menjadi ukuran dalam membangun Jakarta.
"Ini menjadi peluang dan tantangan sendiri buat kita bersama, bukan hanya sisi regulasi dan ekonomi, tapi juga dari masyarakatnya juga harus siap," pungkasnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








