Bentuk Tim Transisi Pemerintahan, Tim Pramono-Rano Bakal Libatkan Anies dan Ahok dalam Penugasannya

AKURAT JAKARTA - Pasangan Gubernur dan Wakil Gubenur Jakarta Terpilih, Pramono Anung-Rano Karno membentuk tim transisi pemerintahan yang terdiri dari 14 orang.
Ketua Tim Transisi Pemerintahan Pramono-Rano, Ima Mahdia mengatakan, pihaknya juga akan melibatkan dua mantan Gubernur Jakarta sebelumnya, Anies Baswedan dan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
Politikus PDIP itu menjelaskan, timnya pasti memerlukan masukan dari keduanya untuk membantu mereka dalam tugas-tugas menyiapkan program.
"Oh ya pasti. Pasti, kan kami dari tim transisi kan juga akan meminta masukan dari Pak Ahok, dari Pak Anies," ujar Ima di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (9/1/2025).
Ia juga menegaskan, pihaknya juga akan meminta bantuan dari berbagai pihak yang memang mumpuni untuk membantu mereka memberi masukan terkait program yang baik maupun yang harus diperbaiki.
"Dan dari beberapa orang-orang yang memang punya kapasitas, ya pasti kita minta. Yang bagus-bagus kita ambil, yang memang belum sempurna, kita sempurnain," tuturnya.
Baca Juga: Bansos Susulan Rp800 Ribu Cair, Begini Langkah dan Cara untuk Mengetahui Masuk Apa Tidaknya
Ia pun menjelaskan bahwa tugas dari tim transisi dilakukan untuk mempersiapkan program-program yang nantinya akan dieksekusi oleh pemerintahan Pramono-Rano.
"Kami mendapat amanah dari gubernur dan wakil gubernur terpilih untuk menjadi ketua transisi. Bersama 13 teman yang lain, kami bertugas mempersiapkan program-program yang bisa langsung dieksekusi," tukasnya.
Menurut Ima, tim transisi sedang mengoordinasikan sejumlah program yang menjadi janji kampanye pasangan Pramono Anung dan Rano Karno.
Adapun ke-14 orang Tim Transisi Gubernur Terpilih Daerah Khusus Jakarta yang diumumkan oleh Pramono sebagai berikut:
- Tim Inti (4 Orang)
1. Ketua Tim: Ima Mahdiah
2. Koordinator Operasional: Emir Kresna
3. Koordinator Komunikasi: Chiko Hakim
4. Sekretaris: Beno Mohamad Ibnu
- Tim Bidang Teknis (5 Orang)
1. Bidang Sumber Daya Manusia: M. Syafrudin
2. Bidang Perencanaan: Mangatta Toding Allo
3. Bidang Keuangan: Yustinus Prastowo
4. Bidang Infrastruktur:John Oddius
5. Bidang Teknologi Informasi: Yunarto Wijaya
- Tim Bidang Kebijakan (5 Orang)
1. Bidang Kebijakan Publik: Nirwono Joga
2. Bidang Kebijakan Ekonomi: Agus Haryadi
3. Bidang Kebijakan Sosial & Budaya: Dedi Wijaya
4. Bidang Kebijakan Lingkungan Hidup: Prof. Firdaus Ali
5. Bidang Kebijakan Kesehatan: Charles Honoris
- Tim Pendukung (2 Orang)
1. Wakil Sekretaris: Desa Pridini
2. Asisten Data & Komunikasi: Mandira Bienna Elmir (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kepulauan Faroe vs Kazakhstan di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Punya Modal Kandang Kuat
- 2Prediksi Skor Islandia vs Estonia di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Incar Awal Positif
- 3Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 4Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 5Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UNL, 27 September 2026: Duel Seru di Kaunas!
- 6Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 7Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg di UNL, 26 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Amankan Kemenangan Perdana?
- 8Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di UNL, 27 September 2026: Mampukah The Falcons Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!

