DPRD Jakarta Bakal Gelar Rapat Paripurna Penetapan Gubernur dan Wakil Gubenur Terpilih Periode 2025-2030 Selasa Besok

AKURAT JAKARTA - DPRD DKI Jakarta akan menggelar Rapat Paripurna penyampaian penetapan calon gubernur dan wakil gubernur terpilih, Pramono Anung-Rano Karno pada Selasa 14 Januari 2025 pukul 10.00 WIB besok.
Jadwal rapat paripurna ini telah disepakati dalam rapat pimpinan dan anggota Badan Musyawarah (Bamus) bersama eksekutif di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (13/1/2025).
Wakil Ketua Bamus DPRD DKI Jakarta, Rany Mauliani mengatakan, penetapan jadwal dilakukan usai DPRD menerima surat dari KPU DKI Jakarta Nomor 46/PL.027-SD/31/2025 tanggal 9 Januari 2025 tentang penetapan pasangan cagub dan cawagub terpilih tahun 2024.
"Penyampaian penetapan calon gubernur dan wakil gubernur terpilih, besok paripurna jam 10.00 WIB berbarengan dengan paripurna penutupan dan pembukaan masa sidang," ujar Rany.
Ia berharap, usai pelantikan gubernur dan wakil gubernur pada 7 Februari 2025, Pramono Anung-Rano Karno bisa bekerjasama dengan legislatif dalam membangun dan melayani masyarakat.
"Harapannya, semua ke depan bisa lebih baik, terutama program-program yang dibutuhkan dan bermanfaat untuk masyarakat," tukasnya.
Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta menetapkan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta nomor urut 3, Pramono Anung-Rano Karno sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih 2024-2029.
Acara penetapan tersebut berlangsung di Hotel Pullman Central Park, Tanjung Duren, Jakarta Barat, pada Kamis, 9 Januari 2025 yang dimulai pada pukul 12.00 WIB.
Penetapan ini berdasarkan Nomor: 13/PL.02.7-BA31/2025 tentang Penetapan Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubenur Terpilih Provinsi Daerah Khusus Jakarta Pemilihan Tahun 2024.
Ketua KPU DKI Jakarta Wahyu Dinata mengatakan bahwa pihaknya telah menetapkan Pramono-Rano sebagai paslon terpilih dengan perolehan suara lebih dari 50%.
"Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih Provinsi Daerah Khusus Jakarta Tahun 2024 yang memperoleh suara sah lebih dari 50% (lima puluh persen) dari jumlah suara sah sebagai Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Terplih," ujar Wahyu.
Terkait perolehan suara, kata Wahyu, paslon nomor urut 3 tersebut tidak mengalami perubahan dari sebelumnya, yakni sebanyak 2.183.239 suara atau 50,07% dari total suara sah. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di UNL, 25 September 2026: Duel Perdana yang Sulit Diprediksi
- 2Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 3Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 4Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 5Prediksi Skor Andorra vs Malta di UNL, 24 September 2026: Mampukah Tim Tamu Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan?
- 6Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di UNL, 26 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit?
- 7Prediksi Skor Austria vs Israel di UNL, 25 September 2026: Tuan Rumah Bidik Awal dengan Kemenangan
- 8Prediksi Skor Hungaria vs Ukraina di UNL, 26 September 2026: Duel Ketat di Budapest
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!




