Anggota Fraksi Golkar Farah Savira Minta Disdik DKI Segera Selesaikan Pencairan KJP Plus Tahap I 2025

AKURAT JAKARTA - Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi Golkar Farah Savira meminta agar Dinas Pendidikan (Disdik) untuk menyelesaikan perencanaan tahap 4 atau pencairan KJP Plus Tahap I 2025.
Farah menyebut, pihaknya sudah mengawal dan memastikan bahwa langkah satu sampai tiga pendaftaran KJP Plus Tahap I 2025 sudah berjalan dengan baik.
"Kami sudah kawal dan kami setiap reses pun sudah mengundang perwakilan dinas pendidikan di setiap kecamatan dan itu sudah dikonfirmasi setiap reses dan kemungkinan pas reses kemarin itu bertepatan kepada waktu verifikasi," ujar Farah di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (12/3/2025).
Namun, ia mengatakan bahwa saat ini untuk langkah 4 atau pencairan, pihaknya belum mengetahui bagaimana perencanaan dari Disdik DKI Jakarta.
"Nah yang kami belum dapat itu kepastian dan kronologis mulai dari step 4 ini, tadi kan disampaikan oleh Pak Waka bahwa sudah masuk di paraf perbal, di bapeda," ujarnya.
Ia juga meminta agar setiap proses tahapan ini dijelaskan berapa lama memakan waktu berdasarkan pengalaman di periode lalu dalam menyelesaikan atau mencairkan KJP.
Ia menjelaskan, jika dalam proses ini butuh percepatan, pihaknya dari Komisi E melalui pimpinan bisa mendorong ke Ketua DPRD DKI Jakarta supaya bisa disampaikan ke Gubernur DKI Jakarta, Pramono untuk lebih cepat.
"Karena beliau sudah menyampaikan di pidatonya dalam 100 hari pertama urusan KJP itu yang diselesaikan duluan. Itu sudah jelas komitmen beliau. Sehingga jangan sampai dari proses administrasi yang ada itu justru gak nyampe ke beliau," tuturnya.
Ia juga meminta agar pihak Disdik DKI dan jajarannya harus bisa mendukung Pramono untuk menyelesaikan persoalan KJP ini.
"Jangan sampai beliau sudah mau dukung tapi dari teman-teman dinas, dari teman-teman pemprov di instansi tidak sampai. Itu sudah komitmen beliau loh, jangan sampai jalaninnya Gubernur lagi," katanya.
Kemudian, dirinya juga menyikapi dari daftar yang skema ini terkait hasil pendaftaran KJP plus tahap 1 tahun 2025.
Ia mengatakan bahwa dirinya meminta penjelasan apakah dicairkan itu di bulan Maret atau bertahap. Sebab, ia mendengar info pencairan ini jumlahnya unit cost-nya per jenjang dikali 6 bulan.
"Nah itu terhitung 6 bulannya dari kapan dan jumlah di akhirnya berarti mereka mendapatkan berapa persiswa supaya tau persiswa itu dapat berapa dan kapan mereka mendapatkan kepastian angka tersebut," tuturnya.
"Apa dipecah lagi nanti 2, di bulan Maret ada, di bulan Juni ada atau di Juni semua, jangan sampai. Jadi mohon kejelasannya, Pak, karena masyarakat tidak mengerti cara penulisan ini. Yang mereka tau hanya tau kapan dan berapa," pungkasnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Anderlecht vs RB Salzburg di UEL, 6 November 2026: Adu Kuat Rekor Kandang dan Tandang
- 2Prediksi Skor NEC Nijmegen vs Omonia di UEL, 6 November 2026: Misi Menghentikan Tren Negatif di De Goffert
- 3Prediksi Skor Lillestrom vs Viktoria Plzen di UEL, 6 November 2026: Memburu Kemenangan Perdana di Norwegia
- 4Prediksi Skor Levski Sofia vs Jagiellonia di UEL, 6 November 2026: Momentum Positif Jadi Modal Kedua Tim
- 5Prediksi Skor Crystal Palace vs Hoffenheim di UEL, 6 November 2026: Duel Tim Terpuruk di Selhurst Park
- 6Prediksi Skor Elche vs Real Betis di La Liga, 8 November 2026: Mampukah Los Franjiverdes Menghentikan Dominasi Tim Tamu?
- 7Prediksi Skor Sparta Praha vs Bournemouth di UEL, 6 November 2026: Akankah Runtunan Kemenangan The Cherries Terus Berlanjut?
- 8Prediksi Skor Real Sociedad vs Lyon di UEL, 6 November 2026: Duel Sengit di Reale Arena
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!


