Banyak Laporan Taman Dibuka 24 Jam Digunakan Berpacaran Sampai Larut Malam, Legislator Golkar Minta Pemprov Perketat Pengawasan

AKURAT JAKARTA - Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Judistira Hermawan, mengatakan bahwa pihaknya mendapat banyak laporan warga terkait taman dibuka 24 jam yang digunakan untuk berpacaran sampai larut malam.
"Ada beberapa warga saya di Jakarta Timur datang ke taman itu juga memberikan masukan. Artinya kok semakin malam jadi pertemuan-pertemuan anak-anak muda. Kemudian seperti orang-orang pacaran," ujar Judistira saat dihubungi wartawan, Kamis (3/7/2025).
Ia menjelaskan, terkait hal tersebut, dirinya menyerahkan sepenuhnya kepada pihak keamanan setempat untuk mengawasinya.
Baca Juga: Legislator Golkar Alia Laksono Tegaskan Komitmen Kawal Aspirasi Warga
"Saya bilang itu nanti tugasnya yang mengawasi di situ. Terima kasih masukannya," ujar Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta itu.
Tak hanya itu, Judistira pun mendorong agar warga turut melaporkannya melalui media sosial maupun aplikasi JAKI milik Pemprov DKI Jakarta.
"Tapi kan bisa juga langsung melalui Instagram, kemudian ada sarana-sarana lain yang bisa digunakan oleh warga masyarakat termasuk melalui JAKI," tuturnya.
Baca Juga: Legislator Golkar Farah Savira Minta Disdik DKI Matangkan Sistem Zona Layanan Satuan Pendidikan
Ia juga meminta agar Pemprov DKI Jakarta dapat melakukan preventif serta pengawasan yang berkelanjutan di taman yang dibuka 24 jam tersebut.
Selain itu, Ketua Harian DPD Golkar DKI Jakarta itu mengatakan bahwa pihaknya belum menemukan laporan terkait tindakan asusila atau mesum di taman 24 jam.
Namun, dirinya tetap menegaskan bahwa taman-taman yang dibuka 24 jam tersebut jangan sampai digunakan pacaran hingga larut malam.
"Tapi artinya semakin malam semakin ya biasalah anak-anak muda kan. Paling tidak kita mengingatkan, 'wah ini jangan begitu dong, jangan berdua-duaan'. Jadi saya kira masih sebatas itulah," tegasnya.
Ia juga meminta agar yang paling penting pihak Pemprov harus lakukan pengawasan dengan memberdayakan pengawas yang lebih banyak.
"Saya kira kemarin-kemarin setelah dibuka itu masih sangat kurang sehingga kita sampaikan ke dinas pertamanan itu untuk menambah petugas yang ada di situ," tuturnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di UNL, 25 September 2026: Duel Perdana yang Sulit Diprediksi
- 2Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 3Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 4Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 5Prediksi Skor Andorra vs Malta di UNL, 24 September 2026: Mampukah Tim Tamu Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan?
- 6Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di UNL, 26 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit?
- 7Prediksi Skor Austria vs Israel di UNL, 25 September 2026: Tuan Rumah Bidik Awal dengan Kemenangan
- 8Prediksi Skor Hungaria vs Ukraina di UNL, 26 September 2026: Duel Ketat di Budapest
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!



