Jakarta

Jumlah Pengangguran di Jakarta Tinggi, Legislator Golkar Dukung Prioritaskan Warga Jakarta dalam Rekrutmen Personel Damkar

Yasmina Nuha | 9 Agustus 2025, 15:48 WIB
Jumlah Pengangguran di Jakarta Tinggi, Legislator Golkar Dukung Prioritaskan Warga Jakarta dalam Rekrutmen Personel Damkar

AKURAT JAKARTA - Anggota Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Alia Noorayu Laksono mendukung langkah Gubernur Jakarta, Pramono Anung memprioritaskan warga Jakarta dalam rekrutmen 1.000 personel pemadam kebakaran (damkar).

Alia mendorong prioritas warga Jakarta dalam rekrutmen ini mengingat jumlah pengangguran di Jakarta masih tinggi.

"Tetap mendorong diprioritaskan untuk warga Jakarta mengingat jumlah pengangguran masih cukup tinggi. Saya rasa gubernur harus lebih prioritas warganya dahulu," ujar Alia kepada wartawan di Gedung DPRD DKI Jakarta, dikutip Jumat (8/8/2025).

Baca Juga: Marak Pemasangan Bendera One Piece, Legislator Golkar Alia Laksono Nilai Tak Perlu Anggap Serius

Lebih lanjut, ia menyarankan agar persentase jumlah pendaftar warga Jakarta harus lebih besar dibanding warga luar Jakarta.

"Mungkin ada slot persentasenya, maksudnya persentasenya lebih besar bobot untuk warga DKI dibanding di luar DKI, jadi warga DKI diprioritaskan," tuturnya.

Menurut Wakil Ketua Komisi A itu, untuk jumlah persentasenya dapat diatur oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta.

Baca Juga: Prediksi Skor Fortaleza vs Botafogo di Liga Brasil, 10 Agustus 2025: Ujian Berat Singa Pici Hadapi Juara Bertahan

"Mungkin persentasenya 10 persennya warga di luar DKI sisanya warga DKI mungkin persentasenya bisa diatur lah sama pak gubernur dan tim," ucap Alia.

"Tetapi intinya tetap mengutamakan memberi lapangan kerja buat warga Jakarta," pungkasnya.

Diketahui, Gubernur Jakarta, Pramono Anung, memastikan bahwa proses rekrutmen personel pemadam kebakaran (damkar) oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta diprioritaskan untuk warga Jakarta terlebih dahulu.

Ia mengatakan, meski memprioritaskan warga Jakarta, proses rekrutmen tersebut tetap akan dibuka untuk warga luar Jakarta.

"Ya tentunya prioritas utama adalah warga Jakarta. Tetapi Jakarta ini kan kota terbuka," ujar Pramono kepada wartawan di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Kamis (7/8/2025). (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yasmina Nuha
Y