Laporan di JAKI Sering Mandek, Legislator Golkar Ingatkan Pemprov Agar Program Lama Tetap Diperhatikan

AKURAT JAKARTA - Anggota Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Alia Noorayu Laksono, menanggapi terkait banyak laporan di aplikasi JAKI yang sering mandek bahkan sampai bertahun-tahun tidak ditangani.
Alia menilai, Pemprov DKI Jakarta harus memerhatikan berbagai program-program dari periode kepemerintahan sebelumnya yang sudah berjalan.
"Jadi, menurut saya Pemprov itu harus lebih memerhatikan program-program yang sudah running dari periode-periode sebelumnya," ujar Alia kepada Akurat Jakarta, dikutip Selasa (14/10/2025).
Baca Juga: Marak Pemasangan Bendera One Piece, Legislator Golkar Alia Laksono Nilai Tak Perlu Anggap Serius
Ia mendorong agar Pemprov tidak hanya semangat membuat suatu program diawal saja, namun semangat tetap dijaga meski berubah kepemimpinan.
"Jadi, jangan cuma heboh di awal, bikin semangat di awal, abis itu ditinggalin begitu saja karena pemimpinnya berubah," tukasnya.
Wakil Ketua Komisi A itu pun menilai bahwa JAKI merupakan aplikasi yang memudahkan warga untuk komplain kepada Pemprov Jakarta dibanding harus melalui pegawai Pemprov.
Baca Juga: 7 Benda Pembawa Sial di Kamar yang Tak Disadari, Nomor 4 Sering Disimpan Tanpa Tahu Risikonya!
Untuk itu, ia pun meminta agar program-program itu juga memang harus lebih diapresiasi dan harus tetap dilanjutkan walaupun kepemimpinannya sudah berubah serta harus benar-benar ada perhatian kekeluhan-keluhan yang ada di situ.
"Karena sayang banget tingkat kepuasan warga bisa terdampak kepada kepemimpinan kita, kepemimpinan Pramono Anung bisa terdampak kalau misalnya OPD-OPD-nya nggak memerhatikan komplain warga melalui si kanal-kanal itu," jelasnya.
Sebelumnya, Staf Khusus (Stafsus) Gubernur Jakarta Bidang Komunikasi Sosial, Chico Hakim, mengungkapkan bahwa terdapat banyak laporan warga di aplikasi JAKI yang tidak tertangani.
Bahkan, ia mengatakan bahwa terdapat laporan warga dari tahun 2019 yang sampai saat ini belum ditangani.
"Karena kita tahu banyak, bahkan laporan warga yang dari tahun 2019 sampai hari ini enggak tertangani itu ternyata ada. Kita telusuri ya," ujar Chico kepada wartawan, dikutip Senin (6/10/2025). (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor AS Monaco vs RC Lens di Ligue 1, 19 September 2026: Mampukah Les Monegasques Pertahankan Tren Positif?
- 2Prediksi Skor Espanyol vs Elche di La Liga, 19 September 2026: Misi Los Pericos Bangkit di Kandang
- 3Prediksi Skor Monza vs Sassuolo di Serie A, 19 September 2026: Mampukah Biancorossi Hentikan Tren Buruk?
- 4Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Premier League, 19 September 2026: Duel Ketat Dua Tim Papan Tengah di Hill Dickinson
- 5Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Premier League, 19 September 2026: Misi Akhiri Paceklik Kemenangan
- 6Prediksi Skor Nottingham Forest vs Coventry City di Premier League, 19 September 2026: Mampukah The Sky Blues Hentikan Tren Buruk?
- 7Prediksi Skor Osasuna vs Rayo Vallecano di La Liga, 19 September 2026: Duel Dua Tim dengan Tujuh Poin di El Sadar
- 8Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs Freiburg di Bundesliga, 19 September 2026: Ujian Berat bagi Tuan Rumah
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





