LRT Jakarta Fase 1B Velodrome - Manggarai Siap Beroperasi Agustus 2026, Progres Pembangunan Sudah Lebih dari 80 Persen

AKURAT JAKARTA - Proyek pembangunan LRT Jakarta Fase 1B yang menghubungkan Velodrome dengan Manggarai sepanjang 6,4 kilometer menunjukkan kemajuan signifikan dan ditargetkan beroperasi pada Agustus 2026.
Project Director LRT Jakarta Fase 1B, Ramdani Akbar, mengatakan bahwa pengerjaan konstruksi saat ini tengah memasuki fase penyelesaian infrastruktur utama di titik-titik rawan, seperti di atas Tol Wiyoto Wiyono, simpang Matraman, dan Manggarai.
Seluruh pengerjaan jembatan atau viaduct ditargetkan rampung pada awal 2026 mendatang.
Baca Juga: Trik Penyimpanan Tomat yang Jarang Diketahui, tapi Hasilnya Luar Biasa
"Target penyelesaian jembatan di Manggarai ada di kuartal I 2026. Setelah kita masuk pekerjaan testing dan commissioning sekitar bulan April-Agustus 2026," ujar Ramdani di Stasiun Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (26/11/2025).
Dengan progres pengerjaan yang sudah mencapai lebih dari 80 persen, lanjutnya, proyek LRT Jakarta Fase 1B ini dapat selesai tepat waktu.
Sejalan dengan percepatan pembangunan infrastruktur, LRT Jakarta juga menyiapkan seluruh kebutuhan operasional, mulai dari integrasi sistem, skema bisnis baru untuk meningkatkan pemasukan non-tiket, hingga penyiapan SDM.
Direktur Utama LTR Jakarta, Roberto Akyuwen, meyakini pembukaan rute ini akan memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan bisnis perusahaan.
"Pembukaan rute Manggarai di bulan Agustus 2026 akan membuat pasar kita lebih besar. Itu berarti pendapatan iklan dan potensi bisnis akan meningkat," ungkapnya.
Ia menambahkan, pihaknya saat ini sudah membuka rekrutmen masinis untuk melayani rute baru LRT Jakarta.
Baca Juga: Rahasia Redakan Sakit Perut dengan Makanan yang Mudah Kamu Temukan
Total sudah ada 20 orang masinis yang lolos seleksi dan tengah dipersiapkan untuk bisa mengoperasikan rangkaian kereta milik LRT Jakarta.
"Ada 20 masinis yang lolos proses seleksi dan sudah bergabung sejak Juni tahun ini. Saat ini mereka sudah membantu mengoperasikan kereta sebagai asisten masinis," tukas Roberto.
"Kami harapkan menjelang Agustus, jam teknis minimum tercapai sehingga mereka siap membawa kereta," imbuhnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di UNL, 25 September 2026: Duel Perdana yang Sulit Diprediksi
- 2Prediksi Skor Andorra vs Malta di UNL, 24 September 2026: Mampukah Tim Tamu Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan?
- 3Prediksi Skor Austria vs Israel di UNL, 25 September 2026: Tuan Rumah Bidik Awal dengan Kemenangan
- 4Prediksi Skor Liechtenstein vs Lithuania di UNL, 25 September 2026: Duel Dua Tim yang Sama-Sama Seret Gol
- 5Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 6Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 7Prediksi Skor Hungaria vs Ukraina di UNL, 26 September 2026: Duel Ketat di Budapest
- 8Prediksi Skor Namibia vs Republik Kongo di Kualifikasi Piala Afrika, 24 September 2026: Duel Sengit di Botswana
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






