Buntut Kebakaran Kantor Terra Drone yang Tewaskan 22 Orang, Komisi A DPRD DKI Dorong Pembentukan Pansus

AKURAT JAKARTA - Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, William Aditya Sarana, mendorong dibentuknya panitia khusus (Pansus) DPRD DKI Jakarta untuk mengevaluasi kelayakan bangunan di ibu kota.
Hal ini menyusul terjadinya kebakaran hebat yang melanda kantor Terra Drone di Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Selasa (9/12/2025) lalu.
Menurutnya, kebakaran naas yang merenggut nyawa 22 korban sudah menjadi kejadian yang ke sekian kalinya di Jakarta dalam waktu berdekatan.
"Kejadian ini merupakan yang kesekian kalinya di Jakarta dalam waktu dekat. Mungkin, kita harus segera mengadakan pansus kebakaran dan penanganannya di Jakarta selama ini," ujar William dalam keterangannya, Jumat (12/12/2025).
"Jangan sampai warga kita terus digentayangi oleh ancaman itu tanpa kita memiliki solusi yang konkrit," imbuhnya.
Terdapat 1.195 kejadian kebakaran pada tahun 2025 ini. Hal itu merupakan peningkatan drastis dari angka 788 peristiwa pada tahun 2024 lalu.
Ia menuturkan, hal ini membuat bertanya-tanya sudah seberapa aman atau tidak bangunan-bangunan di Jakarta. Bahkan, bisa saja terdapat banyak bangunan yang belum memiliki Sertifikat Laik Fungsi (SLF).
"Atau lebih parahnya lagi, alat-alat seperti hidran mandiri, water sprinkler, dan sarana seperti tangga darurat memadai sebagai syarat untuk mendapatkan SLF tersebut malahan tidak ada sama sekali, seperti masih ditemukan di banyak tempat," sambungnya.
Politisi PSI itu menjelaskan, dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2008 Tentang Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran, telah diatur bahwa SLF diterbitkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta setelah suatu bangunan dikatakan layak secara administratif maupun teknis.
Ia menilai, pansus ini perlu menyelidiki apakah Pemprov DKI telah melaksanakan tugasnya dengan baik dalam menyelenggarakan SLF.
Salah satunya adalah dengan menyisir dan memeriksa gedung-gedung yang masih tidak memilik SLF.
"Jika ternyata memang persyaratan SLF ini masih belum banyak diketahui, maka Pemprov DKI harus melakukan sosialisasi yang seluas-luasnya agar bangunan-bangunan kita tidak lagi berbahaya bagi penghuninya," tandasnya.
Diketahui, Gubernur Jakarta, Pramono Anung, akan segera mengevaluasi perizinan dan kelayakan seluruh gedung di ibu kota menyusul insiden kebakaran hebat di Gedung Terra Drone, pada Selasa (9/12/2025).
Ia menyoroti, masalah utama seringkali berasal dari gedung-gedung yang berdiri tanpa memenuhi persyaratan administrasi dan keselamatan yang lengkap.
"Jadi saya sudah meminta dan dalam minggu-minggu ini kita akan segera mengecek kembali semua gedung yang ada," ujar Pramono di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (10/12/2025) kemarin. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kepulauan Faroe vs Kazakhstan di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Punya Modal Kandang Kuat
- 2Prediksi Skor Islandia vs Estonia di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Incar Awal Positif
- 3Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di UNL, 25 September 2026: Duel Perdana yang Sulit Diprediksi
- 4Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 5Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 6Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UNL, 27 September 2026: Duel Seru di Kaunas!
- 7Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 8Prediksi Skor Andorra vs Malta di UNL, 24 September 2026: Mampukah Tim Tamu Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!



