Jakarta

Legislator DKI dari Golkar Syafi Fabio Dorong JCF Fokus pada Kebutuhan Dasar Warga, Bukan Sekadar Proyek Komersial

Yasmina Nuha | 1 Januari 2026, 15:41 WIB
Legislator DKI dari Golkar Syafi Fabio Dorong JCF Fokus pada Kebutuhan Dasar Warga, Bukan Sekadar Proyek Komersial

AKURAT JAKARTA - Anggota Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Syafi Fabio Djohan, mendorong Jakarta Collaboration Fund (JCF) agar mengarah pada pembiayaan sektor yang bersentuhan dengan kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, pembiayaan JCF tidak hanya untuk proyek komersial saja, melainkan juga harus fokus terhadap program prioritas.

"Pembiayaan JCF perlu fokus pada program prioritas, seperti penyediaan air bersih, transportasi publik, dan penguatan pelaku usaha kecil menengah. Bukan hanya proyek komersial," ujar Syafi.

Baca Juga: Pertamina Resmi Turunkan Harga BBM Non-Subsidi Mulai 1 Januari 2026

Ia melanjutkan, sektor air bersih dan pengelolaan air limbah patut menjadi perhatian utama. Mengingat masih banyak wilayah yang bergantung pada air tanah.

Dukungan JCF di sektor tersebut dapat mempercepat ekspansi layanan PAM Jaya sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.

"Kalau diarahkan ke air bersih, manfaatnya langsung terasa bagi masyarakat dan lingkungan," tukas Syafi.

Selain itu, ia menilai bahwa pembiayaan JCF bisa mendukung pengembangan transportasi publik terintegrasi. Seperti MRT, LRT, maupun mikrotransit KWK dan JakLingko.

Investasi di sektor transportasi akan membantu mobilitas warga serta menekan biaya sosial akibat kemacetan.

"Transportasi publik yang kuat akan membuat aktivitas warga lebih efisien dan nyaman," tutur Syafi.

Baca Juga: Zohran Mamdani Resmi Dilantik Jadi Wali Kota New York Pertama Beragama Islam, Diambil Sumpah Jabatan di Atas Al-Quran

Menurut Anggota Komisi C itu, penguatan UMKM dan koperasi juga layak melalui pembiayaan JCF.

Dukungan terhadap koperasi transportasi, kuliner, dan jasa, mampu memperluas lapangan kerja dan memperkuat ekonomi lokal.

"Kalau UMKM dan koperasi tumbuh, daya tahan ekonomi Jakarta juga akan lebih kuat," ucap Syafi.

Ia juga menyebut, digitalisasi pemerintahan dan penerapan sistem pajak serta retribusi daring juga dapat menjadi langkah berikutnya dalam memperluas basis pendapatan daerah.

Baca Juga: Efek Kebijakan Perayaan Malam Tahun Baru Tanpa Kembang Api, Sampah yang Ditimbulkan di Jakarta Turun Drastis

"Pengelolaan JCF yang transparan dan kolaboratif dapat menjadi motor penggerak pembangunan Jakarta yang berkelanjutan," pungkasnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.