Jakarta

Bongkar Tiang Monorel di HR Rasuna Said Pekan Depan, Gubernur Pramono Pastikan Tidak Ada Penutupan Jalan

Yasmina Nuha | 6 Januari 2026, 16:39 WIB
Bongkar Tiang Monorel di HR Rasuna Said Pekan Depan, Gubernur Pramono Pastikan Tidak Ada Penutupan Jalan

AKURAT JAKARTA – Gubernur Jakarta, Pramono Anung, memastikan akan memulai pembongkaran tiang-tiang monorel di sepanjang jalan HR Rasuna Naid pada pekan depan tanpa penutupan jalan.

"Untuk pembongkaran monorel seperti yang kemarin kami sampaikan, akan kami lakukan minggu ketiga, apakah hari Selasa atau Rabu depan. Dan untuk itu tidak dilakukan penutupan jalan," ujar Pramono di Pasar Kombongan, Jakarta Pusat, Selasa (6/1/2026).

Ia menjelaskan, proses pembongkaran akan tetap berjalan dengan mengacu pada pengalaman teknis yang telah dimiliki Pemprov DKI.

Baca Juga: Kamu Bisa Masuk Museum Nasional Tanpa Bayar? Cek Syarat Resminya di Sini

Dinas Bina Marga akan berkoordinasi penuh agar pekerjaan berlangsung aman dan tidak mengganggu arus lalu lintas.

"Yang dibongkar tetap dilakukan, dengan pengalaman yang ada, Bina Marga berkoordinasi untuk melakukan pembongkaran, tidak dilakukan penutupan," katanya.

Lebih lanjut, Pramono menegaskan bahwa pembongkaran tiang monorel sepenuhnya akan dilakukan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Bina Marga.

Ia juga menjelaskan alasan tidak dilibatkannya PT Adhi Karya dalam proses tersebut karena sudah melewati batas waktu yang ditentukan.

"Tiang monorel yang melakukan adalah Pemerintah DKI Jakarta, Bina Marga. Kenapa tidak dilakukan oleh Adhi Karya? Adhi Karya sudah kami surati dan batas waktunya sudah lewat, kami akan melakukan sendiri," tegasnya.

Baca Juga: Usai Mangkrak 5 Tahun, Pasar Kombongan Jakpus Kembali Diresmikan Gubernur Pramono, Kini Mampu Tampung 121 Kios

Terkait material hasil pembongkaran, Pramono menyatakan seluruh aset yang dibongkar akan menjadi kewenangan penuh Pemprov DKI Jakarta.

Penentuan lokasi penyimpanan maupun pemanfaatannya akan diatur sepenuhnya oleh pemerintah daerah.

"Dan nanti akan kami taruh di mana, tempat yang dibongkar tentunya menjadi kewenangan Jakarta sepenuhnya," pungkas Pramono. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.