Plafon SDN 05 Pademangan Timur Roboh, Legislator Golkar Ramly HI Soroti Lemahnya Pengawasan

AKURAT JAKARTA - Wakil Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Ramly HI Muhamad, menyoroti insiden robohnya plafon di SDN 05 Pademangan Timur, Jakarta Utara.
Ia menilai kejadian tersebut mencerminkan lemahnya fungsi pengawasan, baik dari sisi eksekutif maupun legislatif.
"Ini menunjukkan bahwa fungsi pengawasan belum berjalan optimal. Anggota DPRD seharusnya mampu menjalankan tiga fungsi utama, yaitu legislasi, anggaran, dan pengawasan," ujar Ramly kepada Akurat Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Sebelumnya, Gubernur Jakarta Pramono Anung telah memerintahkan Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta untuk segera menangani kerusakan plafon sekolah tersebut.
Proses perbaikan plafon yang ambruk akibat tidak mampu menampung rembesan air hujan di lantai empat SDN Pademangan Timur 05 kini telah mencapai 95 persen.
Namun, Ramly menegaskan bahwa perbaikan fisik saja tidak cukup. Menurutnya, Pemprov DKI Jakarta perlu melakukan evaluasi menyeluruh agar kejadian serupa tidak kembali terulang, khususnya di sekolah-sekolah negeri yang bangunannya sudah berusia tua.
Baca Juga: Legislator Golkar Dadiyono Tolak Kawasan Khusus Manggarai, Nilai Berpotensi Munculkan Stigma Negatif
"Ke depan, Pemprov harus lebih selektif dalam proses lelang rehabilitasi sekolah. Kualitas penyedia jasa harus benar-benar diperhatikan, ini tidak bisa main-main. Pengawasannya harus 200 persen," tegasnya.
Ia juga mendorong agar Pemprov DKI meningkatkan program rehabilitasi sekolah pada tahun ini, dengan mengedepankan aspek keselamatan siswa dan tenaga pendidik.
Menurut Anggota Komisi E itu, anggaran pendidikan yang besar harus diiringi dengan kualitas pembangunan yang baik dan akuntabel.
"Sekolah adalah fasilitas vital. Jangan sampai anak-anak belajar dalam kondisi yang membahayakan. Rehabilitasi harus dilakukan secara menyeluruh, terencana, dan diawasi dengan ketat," tandasnya.
Sebagai informasi, proses perbaikan plafon yang ambruk akibat tidak mampu menampung rembesan air hujan di lantai empat SDN Pademangan Timur 05 telah mencapai 95 persen.
Peristiwa ambruknya plafon terjadi saat cuaca ekstrem yang melanda wilayah Jakarta Utara pada Senin (12/1) lalu.
"Insiden tersebut terjadi di ruang kelas VI yang berada di lantai empat gedung sekolah. Plafon berbahan gipsum tidak mampu menahan rembesan air hujan yang meluap dari talang atap akibat intensitas hujan yang sangat tinggi," jelas Kepala SDN Pademangan Timur 05, Eka Bahari saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (14/1). (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di UNL, 25 September 2026: Duel Perdana yang Sulit Diprediksi
- 2Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 3Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 4Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 5Prediksi Skor Andorra vs Malta di UNL, 24 September 2026: Mampukah Tim Tamu Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan?
- 6Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di UNL, 26 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit?
- 7Prediksi Skor Austria vs Israel di UNL, 25 September 2026: Tuan Rumah Bidik Awal dengan Kemenangan
- 8Prediksi Skor Hungaria vs Ukraina di UNL, 26 September 2026: Duel Ketat di Budapest
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!




