Jakarta

Hadiri Aksi Cegah Stunting yang Digelar AMPG DKI, Legislator Golkar Farah Savira Serap Aspirasi Warga Soal Kesehatan

Yasmina Nuha | 25 Januari 2026, 16:22 WIB
Hadiri Aksi Cegah Stunting yang Digelar AMPG DKI, Legislator Golkar Farah Savira Serap Aspirasi Warga Soal Kesehatan

AKURAT JAKARTA – Anggota Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Farah Savira, menghadiri kegiatan Aksi Bersama Cegah Stunting Demi Generasi Emas 2045 dalam rangka peringatan Hari Gizi Nasional 2026.

Acara ini digelar oleh Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) yang digelar di Posyandu Dahlia Guntur, Setiabudi, Jakarta Selatan, Minggu (25/1/2026).

Dalam kegiatan tersebut, ia menerima berbagai aspirasi warga terkait layanan kesehatan, bantuan pangan, hingga kebutuhan fasilitas posyandu.

Baca Juga: Jembatan Penghubung JIS dengan Ancol Diberi Nama JPO Bersama BTN, Diyakini Bakal Jadi Icon Jakarta

Farah mengapresiasi antusiasme para kader dan ibu-ibu yang hadir dalam kegiatan sosialisasi tersebut.

Menurutnya, tingginya partisipasi warga menunjukkan bahwa program pencegahan stunting dan edukasi gizi masih sangat dibutuhkan di tingkat akar rumput.

"Kegiatan seperti ini memang dibutuhkan dan harus terus dijalankan bersama pemerintah, termasuk Pemprov DKI Jakarta. Antusiasme ibu-ibu hari ini luar biasa," ujar Farah.

Dalam dialog bersama warga, Farah mendengarkan langsung sejumlah aspirasi, mulai dari kebutuhan alat kesehatan, meja dan kursi posyandu, hingga penguatan layanan puskesmas di wilayah dengan jumlah penduduk yang besar.

Anggota Komisi itu menyampaikan bahwa pihaknya bermitra dengan berbagai instansi yang membidangi urusan kesehatan, pendidikan, dan perlindungan anak.

Baca Juga: Peringati Hari Gizi Nasional 2026, AMPG DKI Dorong Peningkatan Kualitas Kesehatan Ibu Hamil dan Anak Sejak Dini

Oleh karena itu, aspirasi yang disampaikan warga akan menjadi bahan pembahasan lebih lanjut bersama mitra kerja terkait.

"Kami tidak hanya bermitra dengan satu dinas. Banyak mitra kerja yang bisa diajak berkolaborasi untuk menjawab kebutuhan masyarakat, terutama terkait kesehatan ibu dan anak," jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Farah membuka ruang tanya jawab bagi warga untuk menyampaikan langsung keluhan dan masukan.

Ia berharap dialog seperti ini dapat menjadi jembatan antara masyarakat dan DPRD dalam merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran.

Baca Juga: Tangis Anak Indonesia di Lapangan Lopburi, Ketika Mimpi Villa 2000 Dirampas Intimidasi

"Kami ingin aspirasi warga benar-benar didengar dan ditindaklanjuti, bukan hanya dicatat. Ini bagian dari upaya bersama untuk mencegah stunting dan menyiapkan Generasi Emas 2045," pungkasnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.