Apresiasi RTH Pulau Penggilingan, Legislator Golkar Judistira Ingatkan Risiko Banjir dan Optimalisasi Kolam Retensi

AKURAT Jakarta – Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD DKI Jakarta, Judistira Hermawan, mengapresiasi pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di RW 05 Pulau Penggilingan, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, yang baru terealisasi pada 2025 setelah bertahun-tahun diperjuangkan.
Namun demikian, ia mengingatkan adanya sejumlah persoalan yang perlu segera dibenahi, khususnya terkait potensi banjir dan kelengkapan fasilitas.
Judistira mengatakan, RW 05 Pulau Penggilingan merupakan wilayah padat dengan 18 RT yang sebelumnya belum pernah memiliki RTH.
Baca Juga: Politisi Golkar Ramly HI Muhammad Kritik Minimnya RS Rujukan Jantung di Jakarta yang Hanya Ada Dua
Kehadiran RTH tersebut dinilai sebagai langkah positif dalam memenuhi kebutuhan ruang publik warga.
"Setelah bertahun-tahun diperjuangkan, alhamdulillah akhirnya RW 05 Pulau Penggilingan sekarang punya RTH. Ini tentu patut diapresiasi,” kata Judistira dalam rapat kerja di DPRD DKI Jakarta, beberapa waktu lalu.
Namun, ia mengungkapkan bahwa lokasi RTH berada di area cekungan, sehingga saat terjadi hujan deras atau banjir besar, air justru menggenangi kawasan tersebut. Padahal, salah satu fungsi RTH itu juga direncanakan sebagai kolam retensi.
"Ketika banjir besar, air semua masuk ke situ. Dua kolam retensi yang ada ternyata belum mampu menampung air secara optimal," ujarnya.
Judistira menambahkan, di sekitar lokasi RTH terdapat aliran Kali Mati yang berada dalam kewenangan Dinas Sumber Daya Air (SDA).
Kondisi ini memerlukan penanganan lintas dinas agar fungsi RTH tidak justru menimbulkan persoalan baru bagi warga.
Baca Juga: Jakarta Dikepung Banjir hingga 50 Sentimeter, Golkar Desak Antisipasi Dampak Perubahan Iklim
Ia berencana menginisiasi rapat koordinasi antara Dinas Pertamanan dan Hutan Kota, Dinas Bina Marga, serta Dinas Sumber Daya Air untuk membahas penanganan lanjutan, termasuk kebutuhan pengaspalan akses di sekitar RTH.
"Perlu ada pembenahan infrastruktur pendukung supaya RTH ini benar-benar nyaman dan aman," ucapnya.
Selain itu, Anggota Komisi D itu juga menyoroti minimnya fasilitas pendukung di RTH tersebut, seperti pagar pengaman dan penghijauan.
Bahkan, kolam retensi kerap dimanfaatkan anak-anak untuk berenang, yang dinilai berisiko terhadap keselamatan.
"Warga antusias, tapi anak-anak sampai berenang di kolam retensi. Ini tentu memprihatinkan dan harus segera dicarikan solusinya," tegasnya.
Ia berharap, sejumlah pembenahan dapat diakomodasi melalui anggaran perubahan, sehingga RTH RW 05 Pulau Penggilingan benar-benar berfungsi optimal sebagai ruang publik, kawasan resapan air, serta sarana keselamatan dan kenyamanan warga.
"RTH ini sudah baik sebagai awal, tapi perlu penyempurnaan agar manfaatnya maksimal bagi masyarakat," pungkas Judistira. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di UNL, 25 September 2026: Duel Perdana yang Sulit Diprediksi
- 2Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 3Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 4Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 5Prediksi Skor Andorra vs Malta di UNL, 24 September 2026: Mampukah Tim Tamu Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan?
- 6Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di UNL, 26 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit?
- 7Prediksi Skor Austria vs Israel di UNL, 25 September 2026: Tuan Rumah Bidik Awal dengan Kemenangan
- 8Prediksi Skor Hungaria vs Ukraina di UNL, 26 September 2026: Duel Ketat di Budapest
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!




