Legislator Golkar Ramly HI Muhamad Kritik Sistem Rujukan BPJS: Jangan Korbankan Lansia Demi Administrasi!

AKURAT JAKARTA – Wakil Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Ramly HI Muhamad, mengkritik sistem rujukan berjenjang BPJS Kesehatan yang dinilainya masih menyulitkan masyarakat, khususnya lansia dengan penyakit komplikasi.
Ia menilai, meski Kementerian Kesehatan telah menyampaikan kebijakan penyederhanaan rujukan, praktik di lapangan masih memberatkan pasien karena tetap mewajibkan rujukan terpisah untuk setiap penyakit.
"Sekarang kita punya orang tua, nenek-nenek yang penyakitnya komplikasi. Datang periksa darah tinggi, ternyata ada diabetes, disuruh pulang lagi ambil rujukan. Orang sudah tua disuruh bolak-balik, sakitnya nambah," kata Ramly kepada wartawan, Kamis (29/1/2026).
Baca Juga: Legislator Golkar Sardy Wahab Soroti Kualitas Aspal Jakarta yang Rentan Rusak di Musim Hujan
Menurutnya, sistem rujukan seperti itu tidak efisien dan berpotensi membahayakan pasien lanjut usia.
Ia mempertanyakan mengapa layanan kesehatan tidak bisa dilakukan secara sekaligus dalam satu rujukan, terutama untuk pasien dengan kondisi medis kompleks.
"Kenapa nggak bisa sekaligus? Ini kan soal efisiensi dan kemanusiaan. Jangan karena urusan administrasi, rakyat dikorbankan," tegasnya.
Ramly menduga salah satu kendala penerapan rujukan terpadu adalah kekhawatiran BPJS terkait mekanisme pembayaran klaim.
Namun, Anggota Komisi E itu menegaskan persoalan teknis tersebut seharusnya tidak menjadi alasan untuk mengorbankan kenyamanan dan keselamatan pasien.
"Kalau takut soal klaim, ya kita cari jalan keluarnya. Jangan fulus jadi alasan rakyat dikorbanin," ujarnya.
Ia mengungkapkan, Komisi E DPRD DKI Jakarta berencana menggelar pertemuan bersama BPJS Kesehatan, Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta, serta pihak rumah sakit dalam waktu dekat untuk mencari solusi atas persoalan rujukan tersebut.
"Kita akan duduk bersama. BPJS, Dinas Kesehatan, dewan. Cari jalan keluar supaya pelayanan kesehatan lebih manusiawi dan tidak menyusahkan rakyat," pungkas Ramly. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Aston Villa vs Brentford di Premier League, 10 Oktober 2026: Rekor Tak Terkalahkan The Bees Diuji Unai Emery
- 2Prediksi Skor Sunderland vs Brighton di Premier League, 10 Oktober 2026: Akankah Peforma Apik The Seagulls Tambah Derita Tuan Rumah?
- 3Prediksi Skor Hoffenheim vs Hamburger SV di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Dua Tim yang Terluka
- 4Prediksi Skor Ipswich Town vs Fulham di Premier League, Sabtu 10 Oktober 2026: Mampukah The Tractor Boys Memutus Rekor Buruk?
- 5Prediksi Skor Mainz 05 vs Bayer Leverkusen di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Duel Sengit di Mewa Arena
- 6Prediksi Skor Paderborn vs Stuttgart di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Duel Sengit di Home Deluxe Arena
- 7Prediksi Skor Union Berlin vs Elversberg di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Keterpurukan?
- 8Prediksi Skor Genoa vs Fiorentina di Serie A, 10 Oktober 2026: Mampukah Rossoblu Mengakhiri Tren Buruk di Kandang?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!



