Jakarta

Gubernur Pramono Minta Pembongkaran Tiang Monorel di Rasuna Said Dipercepat, Targetkan 4-5 Tiang Sehari

M Rahman Akurat | 6 Februari 2026, 17:45 WIB
Gubernur Pramono Minta Pembongkaran Tiang Monorel di Rasuna Said Dipercepat, Targetkan 4-5 Tiang Sehari

AKURAT JAKARTA - Gubernur Jakarta, Pramono Anung, meminta percepatan pembongkaran tiang monorel yang mangkrak di sepanjang Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan.

Instruksi itu disampaikan usai ia meninjau langsung progres pekerjaan dan menilai ritme pembongkaran sebelumnya terlalu lambat.

Pramono mulanya menargetkan pembongkaran tuntas pada September dengan pola pengerjaan satu tiang per hari. Namun setelah melihat kondisi di lapangan, ia langsung meminta percepatan signifikan.

Baca Juga: Galian Utilitas Picu Kemacetan, Golkar Minta Dilakukan Penghentian Sementara

"Jadi untuk tiang monorel, saya mencanangkan kan diselesaikan di bulan September. Tetapi setelah melihat kerjaan di lapangan, saya minta dipercepat," kata Pramono di Hotel Aryaduta Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (6/2/2026).

Ia menegaskan percepatan itu kini sudah berjalan. Pengerjaan ditingkatkan menjadi empat hingga lima tiang per hari.

"Kalau dulu hanya satu tiang satu hari, saya minta enggak. Kalau perlu 4–5 tiang sehari, dan sekarang sudah dilakukan," ujarnya.

Menurut Pramono, hampir seluruh tiang baja telah dibongkar. Tahapan pekerjaan kini beralih pada pembongkaran struktur beton yang membutuhkan waktu lebih panjang.

Baca Juga: Data BPS: Pengangguran di Jakarta Naik 6,31 Persen, Jadi 349 Ribu Orang per November 2025

Politikus PDIP itu juga meluruskan bahwa anggaran Rp 100 miliar yang disiapkan bukan hanya untuk pembongkaran tiang monorel, melainkan untuk keseluruhan penataan kawasan.

"Rp 100 miliar itu secara keseluruhan buat selokan, buat jalan, taman, pedestrian, dan sebagainya," tandasnya.

Sebelumnya, Pramono menargetkan pembongkaran tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said selesai pada September 2026.

Apabila pembongkaran tiang dan penataan jalan di kawasan Rasuna Said itu berjalan dengan baik, maka Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melanjutkan pengerjaan di kawasan Senayan. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.