Jakarta

PERHATIAN! 50 Halte Transjakarta Ini Telah Diganti Namanya Oleh Pemprov DKI, Simak Baik-baik Titiknya Agar Tidak Tersesat di Jalan

Sastra Yudha | 13 Januari 2024, 09:31 WIB
PERHATIAN! 50 Halte Transjakarta Ini Telah Diganti Namanya Oleh Pemprov DKI, Simak Baik-baik Titiknya Agar Tidak Tersesat di Jalan

AKURAT JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah mengubah nama 50 halte Transjakarta.

Jumlah tersebut separih dari rencananya 109 halte Transjakarta yang tersebar di seluruh wilayah DKI Jakarta.

Perubahan nama halte Transjakarta ini merupakan upaya netralisasi halte Transjakarta yang menggunakan unsur nama perusahaan ataupun nama perorangan.

Perubahan nama halte Transjakarta akan dilakukan secara bertahap. Ke depannya, halte-halte yang sebelumnya mencatutkan nama suatu perusahaan atau yang bersifat komersial akan diubah menjadi nama daerah.

Perubahan nama halte ini bertujuan agar Transjakarta dapat memiliki sumber pendapatan melalui hak penamaan atau naming rights.

Baca Juga: Resep Mie Goreng Nyemek Sederhana, Tapi Rasanya Seenak Masakan Kaki Lima

"Langkah awal adalah dengan melakukan netralisasi nama-nama halte dari brand dan nama tokoh agar kemudian dapat dijual sebagai naming rights," kata Apriastini Bakti Bugiansri, Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan PT Transjakarta.

Berikut ini daftar nama halte yang mengalami perubahan:

KORIDOR 1

1. Karet Sudirman menjadi Karet
2. Dukuh Atas 1 menjadi Dukuh Atas
3. Bank Indonesia menjadi Kebon Sirih
4. Monas menjadi Monumen Nasional
5. Olimo menjadi Taman Sari
6. Kali Besar Barat menjadi Kali Besar
7. Museum Fatahillah menjadi Museum Sejarah Jakarta

KORIDOR 2

8. Pulogadung 1 menjadi Pulo Gadung
9. ASMI menjadi Perintis Kemerdekaan
10. Cempaka Timur menjadi Cempaka Mas
11. RS Islam menjadi Sumur Batu
12. Cempaka Tengah menjadi Cempaka Baru
13. Ps Cempaka Putih menjadi Pasar Cempaka Putih
14. Senen menjadi Pasar Senen
15. Atrium menjadi Senen Raya
16. Deplu menjadi Pejambon
17. Gambir 1 menjadi Gambir
18. Monas menjadi Monumen Nasional

Baca Juga: Jangan Lupa! Besok Ada Konser Denny Caknan di Stadion Diponegoro Banyuwangi, Harga Tiketnya Mulai Rp 55 Ribu

KORIDOR 3

19. Dispenda Samsat Barat menjadi Pulo Nangka
20. Indosiar menjadi Damai
21. Grogol 1 menjadi Grogol
22. RS Sumber Waras menjadi Roxy
23. Monas menjadi Monumen Nasional

KORIDOR 4

25. Pulogadung 2 menjadi Pulo Gadung
26. Ps. Pulogadung menjadi Pasar Pulo Gadung
27. TU Gas menjadi Pemuda Merdeka
28. Sunan Giri menjadi Kayu Jati
29. UNJ menjadi Rawamangun
30. Pramuka BPKP menjadi Simpang Pramuka
31. Pramuka LIA menjadi Pramuka Sari
32. Matraman 2 menjadi Flyover Pramuka
33. Dukuh Atas 2 menjadi Galunggung

KORIDOR 5

34. Gunung Sahari Mangga Dua menjadi Gunung Sahari
35. Budi Utomo menjadi Lapangan Banteng
36. Salemba UI menjadi Salemba
37. Salemba Carolus menjadi Paseban
38. Matraman 1menjadi Matraman
39. Slamet Riyadi menjadi Kesatrian
40. Pasar Jatinegara menjadi Bali Mester
41. Jatinegara RS Premier menjadi Jatinegara

Baca Juga: Denny Caknan hingga NDX AKA Bakal Menggoyang RI Fest 2024 di JIExpo Kemayoran, Cek Info Selengkapnya di Sini

KORIDOR 6

42. Departemen Pertanian menjadi Simpang Ragunan
43. SMKN 57 menjadi Jati Barat
44. Imigrasi menjadi Warung Buncit
45. Kuningan Timur menjadi Underpass Kuningan
46. Departemen Kesehatan menjadi Kuningan
47. GOR Soemantri menjadi Rasuna Said
48. Setiabudi Utara menjadi Setiabudi
49. Latuharhary menjadi Flyover Kuningan
50. Dukuh Atas 2 menjadi Galunggung

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.