Jakarta

Mengenal Ajaran SUNDA WIWITAN yang Dianut Raja Pajajaran Prabu Siliwangi Sebelum Masuk Islam

Tiara Juliyanti Putri | 1 Februari 2024, 14:24 WIB
Mengenal Ajaran SUNDA WIWITAN yang Dianut Raja Pajajaran Prabu Siliwangi Sebelum Masuk Islam

 

AKURAT JAKARTA - Diketahui nenek moyang Suku Sunda Asli memeluk kepercayaan Sunda Wiwitan, begitupun dengan Prabu Siliwangi Raja Pajajaran.

Ketika belum menikah dengan Nyimas Subang Larang, Raja Pajajaran Prabu Siliwangi menganut kepercayaan Sunda Wiwitan.

Namun karena cintanya terhadap Nyimas Subang Larang akhirnya Prabu Siliwangi mengucap syahadat dan masuk Islam untuk bisa menikahinya.

Baca Juga: Kesaktian Raja Pajajaran Prabu Siliwangi dan Pengawal Setia Sepasang Maung Lodaya

Lalu apa itu Sunda Wiwitan?

Dilansir Akurat Jakarta dari berbagai sumber, Sunda Wiwitan merupakan suatu kepercayaan yang dianut oleh sebagian besar Masyarakat Sunda.

Kepercayaan Sunda Wiwitan dapat ditemui di sebagian desa di provinsi Banten dan Jawa Barat.

Baca Juga: Kamu Menerima Kuota Haji 2024, Begini Cara Melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji, Jangan Sampai Lewat

Inilah beberapa wilayah yang masih menganut ajaran Sunda Wiwitan yaitu: 

1. Kanekes, Lebak, Banten;

2. Ciptagelar Kasepuhan Banten Kidul, 

3. Cisolok, Sukabumi; 

4. Kampung Naga; dan 

5. Cigugur, Kuningan. 

 Baca Juga: Closing Party Sebelum Bulan Ramadhan, Preston Malang Gelar Konser Spesial NDX AKA, Guyon Waton dan Fakedopp, Simak Lokasi dan Tanggalnya

Sunda Wiwitan adalah satu kepercayaan terhadap kekuatan alam dan arwah leluhur atau bisa juga disebut dengan istilah Animisme dan Dinamisme.

Suku Sunda asli pada zaman dahulu termasuk Prabu Siliwangi menganut ajaran Sunda Wiwitan ini, kepercayaan yang lama dianut oleh suku sunda.

Dalam praktiknya, penganut kepercayaan Sunda Wiwitan menerapkan sistem mono theisme kuno lewat kehadiran kekuasaan tertinggi. 

Sang Hyang Kersa atau gusti sikang sawiji-wiji Tuhan yang maha tunggal inilah yang diyakini menjadi tuhan mereka.

Silih asah silih asih dan silih asuh menjadi konsep utama dalam ajaran Sunda Wiwitan, sehingga penganut Sunda Wiwitan dikenal sangat ramah terhadap sesama. 

Masyarakat penganut Sunda Wiwitan mempercayai 3 alam yang menaungi manusia sebagai makhluk ciptaan-Nya. 

Ketiga alam tersebut ialah:

1. Buana Nyungcung (tempat bersemayam Sang Hyang Kersa dan letaknya paling atas).

2. Buana Panca (tempat berdiam manusia dan makhluk lainnya, tempatnya di tengah).

3. Buana Larang (merupakan tempat serupa neraka dan letaknya di paling bawah).

Itulah sekilas tentang ajaran Sunda Wiwitan yang menjadi pegangan asli dari Suku Sunda yang hingga saat ini masih ada di Jawa Barat. (*) 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.