Tak Masuk Kabinet Prabowo, Pengamat Nilai Suswono Akan Kembali Jadi Pimpinan PKS Usai Pilkada Berakhir

AKURAT JAKARTA - Pengamat politik Citra Institute, Efriza menanggapi terkait arah politik dan jabatan yang diambil calon Wakil Gubernur Jakarta nomor urut 1, Suswono usai tidak terpilih dalam Pilkada Jakarta.
Efriza beranggapan, Suswono kemungkinan tidak akan diakomodir oleh Presiden Prabowo untuk masuk dalam kabinet pemerintahannya karena berbagai faktor.
Namun, ia yakin Suswono dapat kembali menjadi pimpinan kader PKS sebagai Ketua Majelis Pertimbangan Pusat dan terus berkontribusi dalam partainya.
Baca Juga: Banjir Saat Hari Kerja, DPRD Jakarta Dukung Pemprov Terbitkan Imbauan WFH Bagi Pekerja
"Ia bisa diakomodir oleh PKS sebagai elite berpengaruh di partai. Suswono akan lebih dikedepankan oleh partainya," kata Efriza kepada Akurat Jakarta, Sabtu (14/12/2024).
Ia menilai, Suswono masih terdapat kemungkinan diakomodir oleh Prabowo untuk masuk dalam pemerintahannya, namun tidak akan berlangsung cepat.
"Jadi andai saja ia diakomodir oleh Prabowo rasanya tidak akan amat cepat. Memungkinkan ia sebagai duta besar jika ingin dirangkul oleh prabowo di pemerintahan," katanya.
Ia menjelaskan, PKS akan menyelamatkan karir politik Suswono, sebab baru Suswono semata yang menyebabkan PKS di lirik dalam kancah politik lokal utamanya diperhitungkan oleh partai-partai lain.
"Jadi ia akan dimasukkan kembali dalam jajaran pimpinan pengurus PKS, sebab ia amat besar kontribusinya membuat PKS diperhitungkan," ujarnya.
Sebelumnya, Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut 1, Ridwan Kamil menyampaikan, meski dirinya mengakui hasil Pilkada Jakarta, dirinya bersama calon wakil gubernurnya, Suswono akan terus mengabdi kepada bangsa dan negara.
"Bagi kami berdua (Ridwan Kamil-Suswono) tidak ada kata akhir dalam pengabdian kepada bangsa dan negara," ujar Bang Emil, sapaan akrabnya kepada wartawan di Kantor DPD Golkar Jakarta, Jakarta Pusat, Jumat (13/12/2024).
Mantan Gubernur Jawa Barat itu mengatakan, mereka akan terus mengisi ruang-ruang pengabdian untuk bangsa dan negara dengan tujuan terus memberikan sebanyak-banyaknya manfaat kepada masyarakat.
"Masing-masing dari kami selalu punya cita-cita, rasa pengabdian, dan akan selalu berada di ruang-ruang itu, dalam bentuk apapun. Karena pintu mengabdi kepada bangsa dan negara itu banyak,” tuturnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







