Jakarta

Pabrik Pengolahan Sampah Terbesar di Dunia Siap Dioperasikan di Jakarta, Berikut Fasilitas dan Teknologi yang Digunakan

Yasmina Nuha | 12 Februari 2025, 20:15 WIB
Pabrik Pengolahan Sampah Terbesar di Dunia Siap Dioperasikan di Jakarta, Berikut Fasilitas dan Teknologi yang Digunakan

AKURAT JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta siap mengoperasikan Refuse Derived Fuel (RDF) Plant yang berlokasi di Rorotan, Jakarta Utara.

RDF Plant ini merupakan pabrik pengolahan sampah terbesar di dunia. Dilengkapi dengan berbagai fasilitas modern dan teknologi canggih.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswanto, menyatakan bahwa RDF Plant Jakarta sudah didukung dengan teknologi mutakhir untuk memastikan proses pengolahan sampah berjalan sesuai standar lingkungan yang ketat.

Baca Juga: Jadi Mobil Keluarga Idaman, All New Innova Reborn 2025 Diperkirakan Punya Harga Kompetitif Dengan Banyak Pembaruan

"Fasilitas ini dilengkapi dengan sistem pengendalian bau yang canggih, termasuk deodorizer dengan teknologi ozonisasi dan UV sterilization yang mampu menetralkan bau seperti amonia dan hidrogen sulfida melalui proses oksidasi," ujar Asep dalam keterangannya, Senin (10/2/2025).

"Selain itu, filter karbon aktif juga digunakan untuk menyerap partikel bau yang tersisa," imbuhnya.

Selain sistem deodorizer, lanjut Asep, RDF Plant ini juga dilengkapi dengan teknologil cyclone dan wet scrubber untuk menyaring udara dari hasil pembakaran sebelum dilepaskan ke lingkungan.

"Kedua teknologi ini memastikan bahwa udara yang keluar dari fasilitas sudah dinetralkan sehingga tidak menimbulkan bau dan emisi yang membahayakan lingkungan," tuturnya.

Ia juga mengatakan, untuk menjaga kebersihan dan memastikan RDF Plant Jakarta beroperasi dengan standar tinggi, fasilitas ini juga memiliki sistem pengolahan air limbah.

"Kami telah menyiapkan Pengolahan Air Limbah (IPAL) dengan sistem tangki ekualisasi, tangki koagulasi, flokulasi, dan sedimentasi, kolam anaerobik, tangki oksidasi, serta tangki filtrasi pasir agar air limbah hasil operasional dapat digunakan kembali untuk pencucian truk dan penyiraman tanaman di sekitar fasilitas," jelasnya.

Sebagai upaya menjaga kualitas udara, kata Asep, RDF Plant ini juga dilengkapi dengan Stasiun Pemantauan Kualitas Udara (SPKU) Mobile yang mampu memantau kualitas udara secara real-time dengan berbagai parameter, seperti PM 2.5, PM 10, CO, NO2, ozon, dan SO2.

Baca Juga: Besok Nobar Gratis Timnas U-20 Vs Iran di Kantor Golkar Jakarta, Datang Yuks!

“Selain itu, area sekitar fasilitas dibersihkan secara rutin menggunakan road sweeper dengan cairan karbol atau cairan penghilang bau untuk memastikan lingkungan selalu higienis," katanya.

"Kami juga menyediakan fasilitas pencucian truk agar kendaraan dalam kondisi bersih sebelum kembali ke pangkalan," imbuhnya.

Asep juga menekankan bahwa RDF Plant Jakarta telah dirancang untuk memastikan operasionalnya berjalan secara optimal dengan meminimalkan dampak terhadap masyarakat sekitar.

"Hal ini bertujuan agar RDF Plant tidak hanya menjadi solusi pengelolaan sampah, tetapi juga memberikan kenyamanan bagi masyarakat di sekitarnya," terangnya.

Dengan penggunaan teknologi canggih ini, Asep berharap RDF Plant Jakarta tidak hanya menjadi fasilitas terbesar di dunia, tetapi juga menjadi role model dalam pengelolaan sampah berkelanjutan.

Baca Juga: Festival Tari Indonesia 2025: Digelar di 5 Kota Besar, Berlangsung pada 10-24 Agustus, Berikut Jadwal Lengkapnya!

"Jika model ini berhasil diterapkan secara luas, maka pengelolaan sampah di Indonesia bisa semakin maju dan tidak lagi bergantung pada sistem pembuangan konvensional," pungkasnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.